Pakai Sistem IT Pendapatan Daerah KLU Akan Naik, Kaitannya?

Bupati KLU Najmul Akhyar
Bupati KLU Najmul Akhyar

kicknews.today Lombok Utara – Kerjasama yang dilakukan Pemda KLU bersama Pemkot Bandung terkait pelayanan berbasis IT belum lama ini, diyakini akan berdampak besar dari sisi PAD. Sebab, aplikasi itu bakal mengontrol penuh sektor pajak maupun retribusi yang selama ini diduga kuat ada kebocoran.

“Alhamdullilah Pemkot Bandung sangat terbuka dalam rangka untuk maju bersama, maka dari itu kita dapat hibah aplikasi. Nanti dari sana akan mengawasi penuh kaitan budgeting dan lain-lain,” ujar Bupati KLU, Najmul Akhyar diruang kerjanya. (29/9).

Jika ada hotel yang tidak membayar pajak, langsung akan terdeteksi oleh sistem. Hal ini juga akan berlaku kepada para wisatawan yang makan di restaurant.

“Umpamanya mereka makan dan membayar Rp 100 ribu, 10 persen pajaknya saat mereka membayar bisa langsung diketahui. Bayangkan saja jika ada 2 ribu orang yang makan setiap hari, ini kan luar biasa,” katanya.

Dalam waktu dekat Pemda dalam hal ini DPPKAD, bakal melakukan kerjasama segitiga dengan pengusaha, maupun bank untuk memastikan sistem itu berjalan lancar.

“Kita akan tunjuk dan MoU dengan salah satu bank, tetapi karena harus bertahap kita siapkan dulu orang-orangnya. Nanti akan dikirim beberapa orang ke Bandung untuk mempelajari aplikasi tersebut,” terangnya.

“Apalagi kita harus pasang chip hingga softwarenya dulu untuk merealisasikan aplikasi ini di Lombok Utara, dengan harapan pada APBD murni maupun Perubahan kedepan PAD kita bisa meningkat,” sambungnya.

Aplikasi ini juga disebut mampu mengidentifikasi anggaran yang notabene salah kamar.

“Pelayanan di bidang apapun akan melalui sana, bahkan juga bisa mengidentifikasi anggaran yang salah. Misalnya jika ada anggaran yang tidak sesuai pos di SKPD itu, aplikasi bisa langsung menghapusnya. Pemkot Bandung saja mampu menghemat hingga Rp 1,6 Triliun dari anggaran yang salah kamar itu,” pungkasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat