Jika Ada Bencana, Tidak Boleh Sok Tau!!!

Peserta saat pelatihan Water Rescue
Peserta saat pelatihan Water Rescue

kicknews.today Lombok Barat – Wilayah kepulauan Indonesia memang tak lepas dari potensi terjadinya bencana. Karenanya diharapkan agar banyak masyarakat dari semua lapisan yang tahu dan mengerti cara bertindak saat terjadinya bencana.

Koordinator Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kemensos RI Ade Hermawan menegaskan agar masyarakat tidak bertindak sembarangan saat bencana terjari. Karena selain akan berujung pada tidak maksimalnya penanganan, juga akan memperbesar kemungkinan jatuhnya lebih banyak korban termasuk diri sendiri.

“Yang jelas kalau lagi ada bencana, masyarakat jangan sok tau dalam bertindak. Selain bisa salah langkah, kemungkinan dia sendiri jadi korban semakin besar, malah bisa nambah kerjaan nantinya” Tegas pria yang lebih dikenal dengan panggilan Adoxz ini. (29/9).

Atas dasar itu,  Tagana secara berkesinambungan terus melaksanakan pelatihan untuk perwakilan masyarakat untuk memberi pengetahuan penanganan bencana. Satu diantaranya dilaksanakan di Suranadi Lombok Barat sejak 28 hingga 30 September 2016.

Pelatihan untuk anggota baru yang disebut Tagana Muda ini, dilaksanakan dengan memberi materi teori dan praktik pengetahuan kebencanaan. Dari mulai pra, saat dan pasca terjadinya bencana.

45 orang perwakilan masyarakat dari seluruh NTB diharuskan menginap selama tiga hari dua malam, untuk menerima materi tentang ketaganaan. Yaitu materi Permensos Ketaganaan dan sketsa bencana di indoensia. Dilanjutkan dengan materi dapur umum, shalter, logistik, alat komunikasi, PBB dan water rescue.

“Target dari pelatihan ini semua peserta harus tahu dan bisa menangani hal-hal yang terkait kebencanaan. harus mereka kuasi. Termasuk etika yang tidak boleh dikerjakan. Tidak boleh sok tau. Misalnya ketika menolong orang tenggelam, harus yakin bisa menyelamatkan diri dulu baru orang lain.” Tegasnya saat ditemui kicknews.today di area pelatihan water rescue di Suranadi Lombok Barat.

Disebutkan juga dalam pelatihan ini diajarkan untuk bisa berkomunikasi dan bekerja tim. dan komunikasi serta menegerial tim.

“Harus paham konsep one coment, one rules, one corps.” Pungkasnya. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat