Dibelit Kasus Dugaan Korupsi RPH Barabali, Pejabat Pemprov NTB Dijebloskan ke Penjara

tersangka-kasus-dugaan-korupsi-rph-saat-ditahan-di-kejari-praya
tersangka-kasus-dugaan-korupsi-rph-saat-ditahan-di-kejari-praya

kicknews.today Lombok Tengah – Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, akhirnya menahan tersangka kasus korupsi pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Barabali Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Proyek bersumber anggaran dari APBD Pemprov NTB tahun 2015 ini diduga bermasalah.

Kejari Praya menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) inisial EK, Jumat (30/9). Sehari sebelumnya Kejari praya juga telah menahan tersangka lainya yakni konsultan pengawas Lalu KW yang diduga terlibat dalam Korupsi Proyek pembangunan RPH Barebali tersebut.

Saat ini EK sedang mejabat sebagai Plt Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB itu ditahan sekitar pukul 11. 20 usai menjalani pemeriksaan di ruang kasi Pidsus Kejari Praya. Sedangkan dua tersangka lainya belum ditahan karena mangkir dari panggilan berbagai alasan.

Kasi Pidana Khilusus Kejari Praya Loteng, Hasan Basri menjelaskan, Penahanan terhadap tersangka kasus dugaan Korupsi RPH Barebali itu dilakukan untuk memudahkan peyidikan lebih lanjut. Adapun yang ditahan hari ini adalah PPK nya dalam hal ini drh. EK di Mataram . Sedangkan untuk tersangka lainya yakni Direktur CV Anggita, Ikbal dan Pelaksana Tehnis Pekerjaan (PTP), Julian dijadwalkan pemanggilan minggu depan .

Dia mengaku, kedua tersangka yang belum ditahan itu karena tidak memenuhi panggilan beralasan menjalankan tugas di luar daerah. “Minggu depan kita akan lakukan pemanggilan lagi. ” ungkapnya.

Untuk itu, Pihaknya juga sudah menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap kedua tersangka lainya yakni Direktur CV anggita dan PTP. Akan tetapi jika sampai tiga kali dilayangkan surat panggilan namun tetap mangkir. Pihaknya akan melakukan penjemputan paksa kepada mereka. “Nanti kita lihat, kalo tidak hadir, kita akan jemput paksa,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat