BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Baru Jari Erupsi, Pengusaha Tracker Minta Kebijakan Jangan Tutup Rinjani

Para pendaki saat akan naik ke Gunung Rinjani

kicknews.today Lombok Utara – Meletusnya anak Gunung Rinjani cukup berdampak bagi pariwisata Senaru. Terlebih setelah status normal dinaikan menjadi waspada oleh BNPB Provinsi NTB. Kalangan pengusaha traker di Senaru harus menutup usahanya sementara waktu.

“Jelas ini menjadi persoalan ketika TNGR harus ditutup. Apalagi banyak tamu yang sudah deal dan akhirnya harus ditunda, kerugian itu ada,” kata Ketua Forum Citra Wisata Rinjani, I Made Jaya. (28/9).

Menurutnya, tidak hanya kalangan pengusaha tracker yang dirugikan, namun pekerja Guide hingga porter yang kesehariannya memang mencari nafkah di TNGR.

“Para tamu langsung kembali ada yang ke Bali dan Senggigi, bisa dikatakan pariwisata kita lumpuh karena kejadian ini,” katanya.

“Kerugian tidak bisa kami hindari, misalnya saja 2 orang traker itu nilainya 4 juta, dan sekarang saja sekitar 50 orang lebih yang gagal naik. Bisa dihitung kerugiannya berapa disana,” sambungnya.

Terlebih informasi yang didapat ratusan pendaki yang berada di Gunung Rinjani sudah dievakuasi untuk turun.

“Berdasarkan guide disana mereka sudah turun semua, tetapi penduduk yang diatas saya tidak tahu karena mungkin tidak terlalu berdampak,” ucapnya.

Pihaknya berharap, agar Balai TNGR bisa menentukan larangan jarak para pendaki untuk menjauhi kawasan gunung.

“Sekarang ini kan semua-semua ditutup padahal informasinya di danau saja aman kok tidak ada masalah. Semestinya diatur dari radius berapa mereka dilarang jangan ditutup begini,” pungkasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Di China, Geopark Rinjani Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Simposium APGN

  Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Geopark Rinjani ditunjuk sebagai tua rumah ...