BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Saham 3% Pemda di LCC Itu Tidak Layak

Sekda Lobar, HM Taufiq
Sekda Lobar, HM Taufiq

kicknews.today Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan meninjau kontrak dengan Lombok City Center (LCC) menyangkut kepemilikan saham.

Sekda Lobar HM. Taufiq mengatakan bahwa eksekutif sangat memperhatikan saran DPRD Lobar untuk meninjau ulang kerjasama dengan LCC itu.

“Memang hubungan kerjasama itu B to B, tapi setelah kita pelajari akan ditinjau kembali,” kata Taufiq kepada wartawan. (26/9).

Tahapan peninjauan kembali akan dilakukan melalui rapat umum pemegang saham. Pihaknya sudah memanggil direksi Perusahaan Daerah PT. Tripat untuk membicarakan hal itu. Pada dasarnya, perbaikan dilakukan pada MoU. Hanya saja, karena hubungannya bisnis to bisnis, maka proses itu akan dilakukan oleh Perusda.

Penghitungan ulang terhadap perolehan daerah dari kerjasama itu akan dilakukan segera. Namun, pihaknya belum mengetahui kapan RUPS akan dilakukan.

“Menunggu RUPS yang jadwalnya sedang disusun,” ungkapnya.

Sebelumnya DPRD Lobar  mengusulkan agar pemda Lobar meninjau kembali kerjasama dengan Lombok City Center (LCC). Wakil Ketua DPRD Lobar Sulhan Mukhlis Ibrahim mengatakan usulan itu dilatari atas nilai saham yang dimiliki Lobar tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh LCC.

“Total saham Pemda Lobar melalui Perusda PT.Tripat  di LCC hanya 3 % nggak sesuai dengan total aset yang dimiliki di LCC itu,” ujar Sulhan.

Dia merincikan jumlah aset yang dimiliki Lobar di lokasi pembangunan LCC mencapai 6,2 hektare. Jika harga per-arenya senilai Rp100 juta, maka total aset yang dimiliki mencapai angka Rp.600 miliar.

Sementara jika nilai pembangunan LCC mencapai Rp. 150 Miliar, maka setidaknya Pemkab Lobar dalam hal ini PT Tripat memiliki saham  hingga 28 persen. Lagipula hingga saat ini, belum diketahui nilai deviden yang diperoleh Lobar dari LCC.

Kecilnya nilai saham yang dimiliki tersebut tentu akan berpengaruh terhadap deviden. Padahal, menurut politisi PKB itu jika dibandingkan dengan Lombok Epicentrum  Mall (LEM), bangunan LCC lebih sederhana.

“Dikhawatirkan kondisi tersebut justru menjadi persoalan lantaran terdapat unsur kerugian negara, Terlebih hal seperti itu pernah terjadi saat tukar guling ex Kantor Bupati Lobar di Mataram beberapa waktu lalu.” tandasnya (aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Bayi Perempuan Masih Hidup Dibuang di Pinggir Sungai di Lobar

  kicknews.today – Warga Desa Bug-bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, menemukan ...