Sungai Kota Mataram Akhirnya Punya “Orang Tua Kandung”

Forum Kokoq Mentaram sesaat setelah terbentuk
Forum Kokoq Mentaram sesaat setelah terbentuk

kicknews.today Mataram – Setelah sekian lama bergerak secara terpisah, akhirnya Jum’at malam (23/9), seluruh komuitas peduli sungai di Kota Mataram bergabung menjadi satu. Penggabungan tersebut dihajatkan untuk menyatukan persepsi, visi dan misi untuk bergerak bersama memberikan pemikiran terbaik dan melakukan langkah terefektif untuk sungai.

Forum Kokoq Mentaram (Forkomen) terbentuk beranggotakan seluruh komuitas peduli sungai di wilayah Kota Mataram yang selama ini bergerak secara parsial. Dalam pertemuan yang diselenggarakan di “basecamp” salah satu komunitas yang berlokasi di Ampenan. Menghasilkan kesepakatan pembentukan Forum yang secara aklamasi diketuai oleh H. Syahrial Azmi.

Selain itu ditunjuk juga beberapa pengurus inti lain, seperti Wakil Ketua Fathul Arifin, Sekertaris Helmi, dan Bendahara Baiq Indraningsih. Dalam pertemuan itu hadir juga belasan pengurus komunitas sungai dari seluruh wilayah Kota Mataram, perwakilan Pemerintah Kota Mataram.

Multazam selaku pembina KPS BPM Kota Mataram sangat mendukung terbentuknya Forum tersebut. Ia mengatakan bahwa pergerakan secara bersama ini akan memberikan dampak jauh lebih baik untuk seluruh sungai di Mataram. Karena menurutnya selama ini dengan pola yang telah dijalankan, dirasa masih belum cukup efektif untuk membuat perubahan kondisi sungai di Mataram.

“Jika hanya mengandalkan pola mengurus sungai dengan cara biasanya, akan sulit mencapai tujuan yang diharapkan” Ungkapnya.

Ketua terpilih H. Syahrial Azmi mengatakan bahwa dari pengalaman yang dimilikinya selaku Ketua KPS Ancar selama lebih dari tiga tahun, dan setelah mengikuti sejumlah agend nasional terkait. Memang perlu ada pergerakan bersama, penyatuan visi dan misi untuk revitalisasi sungai.

“Kita harus menunjukkan bahwa peran forum ini efektif dan penting untuk membuat sungai-sungai kita yang ada di mataram bisa berubah dan memberi manfaat maksimal. Agar kedepan anak cucu kita bisa merasakan dan menikmati keindahan sungai seperti waktu kita masih kecil dulu” Pungkasnya. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat