BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kini Fastboat Nakal Jangan Harap Bisa Masuk Lombok

kadishubkominfo-ntb-l-bayu-windya
kadishubkominfo-ntb-l-bayu-windya

kicknews.today Mataram – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB, mengambil langkah konkrit sikapi persoalan insiden kapal cepat Rabu (15/9) lalu. Dinas mengumpulkan para Syahbandar Senggigi, Pemenang, Labuan Lombok dan Bima untuk membahas persoalan banyaknya kapal cepat Padang Bai-Lombok.

Hasil pertemuan dengan para Syahbandar, sebanyak 29 kapal cepat yang sering beroperasi Padang Bai-Gili (Trawangan, Meno dan Air). Diduga tidak memenuhi izin pelayaran, ada aspek keselamatan pelayaran tidak dipenuhi atau diabaikan, trayek pun tidak tetap.

“Kita sudah kumpulkan para Syahbandar membahas masalah maraknya insiden, malah mereka juga berdoa agar tidak terjadi kecelakaan sama,” ungkap Kadishubkominfo NTB, L. Bayu Windya, Kamis (22/9).

Dikatakannya, persoalan kapal cepat atau boat bukan urusan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Karena perhubungan menjadi ranah Dishub. Oleh sebab itu, Dinas menetapkan langkah antisipasi kecelakaan agar tidak berulang di NTB.

Dia mengaku, ada rumusan khusus dalam kebijakan penanganan jalur tersebut. Berhubung Padang Bai-Lombok, lintas Provinsi sehingga otomatis menjadi kewenangan pusat. Yang jelas spesifikasi kapal harus sesuai dan aspek keselamatan harus dipenuhi.

“Langkah kami kedepan dilintasan itu, setiap kapal akan melintas harus penuhi standar pelayaran. Kalau tidak, jangan berharap bisa melintas,” tegasnya.

Bayu menambahkan, untuk mendapatkan data kongkrit terhadap pelanggaran pelayaran, telah diturunkan dua tim investigasi yang ikut berlayar baik dari Lombok-Padang Bai dan sebaliknya.

Begitu halnya dengan adanya dugaan permainan di pelabuhan, dan dugaan banyaknya wisatawan yang diistilahkan hanya membuang sampah saja di Lombok.

Tim investigasi bersangkutan, nantinya akan mendata, mengabadikan apa saja dilakukan selama dikapal cepat. Karena konon informasi yang diterima pihak Dinas, wisatawan kerap naik diatas kap kapal yang semestinya tidak diperbolehkan.

“Hasil tim nanti akan disampaikan ke pak Gubernur supaya tidak hanya mendengar cerita saja,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Catat Nggeh.. Niki Rangkaian Acara dan Objek Wisata Perayaan Lebaran Topat di Lombok

  Mataram – Lebaran Topat, tradisi yang mengakar di masyarakat Suku Sasak Lombok. Atmosfer kemeriahan ...