in

Ketua Komisi I Atensi Status Mantan Dirut RSUD NTB

Ketua Komisi I DPRD NTB, Ali Ahmad
Ketua Komisi I DPRD NTB, Ali Ahmad
Ketua Komisi I DPRD NTB, Ali Ahmad

kicknews.today Mataram – Menghilangnya mantan Direktur RSUP NTB, dr Mawardi Hamry sejak 23 Maret lalu, mengundang perhatian publik. Hal itu membuat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, sempat menyatakan akan memproses SK pemberhentiannya. Hanya saja, dalam perjalanan BKD berdalih ada aturan terbaru sehingga, harus menunggu setahun untuk bisa diproses.

Terkait hal itu, ketua Komisi I DPRD NTB, Ali Achmad, mengatakan, hilangnya dr Mawardi tidak boleh dilupakan begitu saja.

“Pak dokter itu pejabat publik, pejabat penting di NTB dulunya. Hilangnya itu harus jelas kemana,” ungkapnya, Selasa (20/9).

Menurutnya, hilangnya seorang pejabat teras Pemprov NTB adalah sejarah dalam kepemerintahan. Selama ini tidak pernah ada kasus serupa yang terjadi. Apalagi masalah ini sempat menjadi pusat perhatian publik di NTB bahkan sampai tingkat nasional.

Oleh karena itu, dirinya selaku Ketua Komisi I akan melakukan rapat internal membahas masalah ini. Langkah yang bisa diambil dalam waktu dekat yaitu bersilaturahim ke Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono untuk memperjelas hasil pencarian dr Mawardi.

“Kita belum ketemu dengan Kapolda, segera akan kita lakukan kalau memang rakyat inginkan itu. Karena ini juga tanggung jawab kami di Komisi I,” ujarnya.(prm)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote