in

Dewan KLU Sentil Investor Yang Rugikan Masyarakat

Salah satu lahan Investor yang nampak tak terlihat pembangunanya
Salah satu lahan Investor yang nampak tak terlihat pembangunanya
Salah satu lahan Investor yang nampak tak terlihat pembangunanya

kicknews.today Lombok Utara – Investor yang sudah membeli lahan di Lombok Utara namun tidak nampak terlihat aktivitas pembangunan, disarankan oleh DPRD Lombok utara untuk segera angkat kaki.

Sebab, lahan yang telah dibeli tetapi tidak segera dimanfaatkan dianggap merugikan masyarakat, hingga investor lain yang antri yang mau menanamkan modalnya di KLU menjadi tertahan.

“Semestinya pemerintah harus tegas, jika tidak ada pembangunan sebaiknya disurati. Karena tanah disana terlantar, spekulan tanah semakin banyak,” ujar Ketua Komisi II DPRD KLU, Tusen Lasima.

Pihaknya pernah mengusulkan agar pemerintah menaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) bagi investor yang bakal mengakusisi lahan di KLU.

“Saya sudah tawarkan dulu, tetapi sampai sekarang tidak ada ketegasan. Sebaiknya angkat kaki saja karena kasihan masyarakat lahannya banyak terlantar dan tidak bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Selain itu, terhadap investor yang sudah mulai membangun diharapkan agar mematuhi seluruh aturan terkait perizinan.

“Silahkan saja membangun kalau sudah ada izin, jangan malah sebaliknya. Kita butuh kok investor itu karena diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lokal kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Klarifikasi KPPT Lombok utara, Erwin Rahadi membenarkan bahwa beberapa investor tidak terlihat aktifitas pembangunanya mesti telah membeli lahan.

“Iya memang kalau (Vila Blu,red) yang ada di Desa Malaka belum pernah mengajukan izin sampai sekarang. Tetapi mereka sudah memasang plank,” tandasnya.(iko).