in

Pasar Seni KLU Terganjal Polemik Aset Dengan Lobar

Bupati KLU H. Najmul Akhyar
Bupati KLU H. Najmul Akhyar
Bupati KLU H. Najmul Akhyar

Kicknews.today Lombok Utara – Pembangunan pasar seni sebenarnya bisa dilakukan oleh Pemkab Lombok Utara. Hanya saja, masih ada catatan ada kendala pada persoalan polemik aset dengan Pemkab Lombok Barat.

“Bisa kok kenapa tidak, kita akan maksimalkan yang ada di Trawangan,” jawab Bupati KLU, Dr.H. Najmul Akhyar saat ditanya soal rencana pembangunan pasar seni.

Akan tetapi, polemik aset dengan Lobar dinilai menjadi penyebab untuk pembangunan pasar seni. Sebab, saat ini Pemkab Lobar masih kekeuh tak mau menyerahkan aset tersebut.

“Tapi saat ini kendala kita yaitu persoalan tanah dengan Lobar, saya bilang kita mau diseleseikan dengan baik,” katanya.

Meskipun secara aturan, Pemkab Lombok Utara menjadi pihak yang memang mendapatkan aset itu. Tetapi ‘keras kepalanya’ Pemkab Lobar membuat persoalan ini diatensi Kemendagri.

“Itu dalam UU nomor 26 tentang pemekaran daerah sudah jelas kok, jadi tidak ada pengecualian-pengecualian itu apalagi aset yang ada di Trawangan dan Amor-amor,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD KLU, Tusen Lasima mendorong pembangunan pasar seni. Hanya saja, mesti dipertimbangkan dimana lokasi yang menurutnya sentral. Pihaknya justru menyarankan jika pasar seni sebaiknya dibangun di daratan.

“Kita setuju, tetapi harus dipikirkan dimana posisi strategisnya. Jangan sampai sudah dibangun malah tidak terurus. Kalau di tiga gili itu wisatawan sudah ramai banyak yang datang kesana, seharusnya kita berpikir mengarahkan mereka ke daratan,” tegasnya.(iko)