BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Penyaluran Beras Miskin di Mataram Akan Pakai E-Voucher

ilustrasi penyeluran beras miskin

kicknews.today Mataram,- Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, tahun 2017 menjadi daerah uji coba reformasi penyaluran beras miskin dengan menggunakan “voucher electronic” (e-voucher).

Sekretaris Daerah Kota Mataram H Effendi Eko Saswito, Jumat, mengatakan Kota Mataram merupakan satu dari 10 daerah di luar Pulau Jawa yang ditetapkan menjadi tempat uji coba program e-voucher untuk pendistribusian beras miskin (Raskin).

“Tujuannya, agar penyaluran bantuan beras subsidi tersebut lebih baik dan tepat sasaran,” katanya kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Sekda Kota Mataram yang baru dilantik 7 September 2016 ini mengatakan, dengan adanya program e-voucher itu, setiap rumah tangga sasaran akan mendapatkan uang senilai Rp110 ribu dalam bentuk voucher.

Uang itu nantinya akan diisi secara otomatis oleh pemerintah setiap bulan, dan uang itu hanya dapat dicairkan untuk membeli beras.

“Rumah tangga sasaran tidak lagi mengambil beras pada satu titik, tetapi mereka bisa membeli di manapun, jenis apapun dan membayar menggunakan voucher tersebut,” katanya.

Untuk Kota Mataram, jumlah rumah tangga sasaran raskin 2017 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2015, sebanyak 31.120 rumah tangga sasaran, atau meningkat dari data penerima sebelumnya sebanyak 28.533 rumah tangga sasaran.

Dikatakan, dalam melaksanakan program ini, pemerintah bekerja sama dengan pihak perbankkan yang akan memberikan alat pencairan voucher kepada pedagang yang nantinya akan ditunjuk.

Dengan demikian, rumah tangga sasaran bisa memilih beras jenis apa saja, bahkan beras paling mahal sekalipun sesuai kebutuhan dan nilai voucher itu.

“Artinya, jika saat itu rumah tangga sasaran hanya butuh 5 kilogram, maka uang dalam e-voucher akan tersisa dan bisa menjadi tabungan yang bisa digunakan membeli beras kapanpun, seperti halnya tabungan,” kata mantan Asisten II Setda Kota Mataram ini.

Menurutnya, Kota Mataram bersama 10 daerah di luar Pulau Jawa terpilih menjadi lokasi uji coba karena selama ini Mataram dianggap daerah paling mampu dan siap melaksanakan program tersebut.

“Selain itu, kondisi infrastruktur di Mataram yang memadani dan sistem pembagian serta pembayaran rakin yang hampir tidak pernah ada masalah,” katanya.

Eko begitu Sekda akrab disapa mengatakan, program e-voucher ini memberikan beberapa keuntungan, antara lain tepat sasaran, artinya tidak ada lagi raskin yang dibagi rata di tingkat lingkungan.

Di samping itu, pemerintah kota tidak lagi menyiapkan dana distribusi raskin ke titik distribusi.

“Daerah hanya dibebankan anggaran untuk sosialisasi tahap awal pelaksanaan program e-voucher,” katanya.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Ada “Beras-berasan” Untuk Rakyat Miskin, DPRD NTB akan Panggil Bulog

  Mataram – Akhir-akhir ini, kualitas beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang didrop pihak Bulog ...