BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dishub NTB Akan Turun Uji Kelayakan Kapal Cepat Tiga Gili

Kadis Hubkominfo NTB L. Bayu Windiya
Kadis Hubkominfo NTB L. Bayu Windiya

kicknews.today Mataram – Maraknya inseden kecelakaan kapal cepat (fastboat) yang keluar masuk Tiga Gili (Trawangan, Meno dan Air) KLU, membuat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB ambil sikap.

Kapal cepat atau fastboat akan diuji kelayakan berlayar demi menjamin keselamatan para penumpang. Demi kelancaran dan keamanan akses wisatawan menuju distinasi yang ada di Lombok.

“Kami sedang rencanakan waktu dengan pihak-pihak terkait seperti Syahbandar, pemilik kapal cepat untuk uji kelayakan, dan pasti melibatkan media pada saatnya,” ungkap Kepala Dishubkominfo NTB, L Bayu Windiya, Sabtu (17/9).

Terakhir, kapal cepat yang mengalami insiden akan berangkat dari pelabuhan Padang Bai, Denpasar Bali, pada Kamis (15/9) dengan mengangkut puluhan penumpang. Lokasi kecelakaan sekitar 3 mil laut dari pelabuhan.

Mengenai surat izin lanjutnya, merupakan otoritas Syahbandar Padang Bai, sehingga Syahbandar Lombok tidak memiliki kewenangan intervensi. Akan tetapi, soal uji kelayakan tetap akan dilakukan mengingat keselamatan wisatawan dan pengaruhnya terhadap nama baik Lombok dimata Dunia.

Bayu memaparkan proses dikeluarkannya izin berlayar sebelum kapal cepat berlayar, dimulai sebelum berlayar. Kondisi kapal harus baik, mesin, kipas pendorong harus dicek. Begitu juga dengan Nakhoda. Selanjutnya jumlah penumpang dipastikan sesuai aturan. Setelah semua dipastikan layak jalan, kemudian Syahbandar menerbitkan surat izin berlayar (SIB).

Kendati demikian, koordinasi rencana uji kelayakan kapal cepat dengan Syahbandar Padang Bai, pemilik boat dan Nahkoda tetap dilakukan.

“Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk kita lakukan uji kelayakan itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jumlah kapal cepat dari Bali yang masuk ke perairan Tiga Gili mencapai 20 kapal. Sedangkan, public boat yang dikelola masyarakat untuk mengangkut penumpang dari Bangsal mencapai sekitar 50 kapal. Namun, jumlah seluruh kapal berkapasitas dibawah 7 GT yang terdaftar di Dishubkominfo dan bersertifikat mencapai 260 kapal. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Masuk ICU di Jeddah, Haji Asal Mataram Tidak Bisa Pulang

  Mataram – Seorang haji dari Kelompok Terbang 1 asal Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, ...