BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Wagub Ingatkan KPU Bukan Pekerja Golongan Tertentu

ketua-kpu-ri-asyim-asyari-dan-wakil-gubernur-ntb-h-muhammad-amin-saat-gunting-vita-lounching-bale-pemilu-ntb
ketua-kpu-ri-asyim-asyari-dan-wakil-gubernur-ntb-h-muhammad-amin-saat-gunting-vita-lounching-bale-pemilu-ntb

kicknews.today Mataram – Menjelang tahun perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah, tepatnya 2018 mendatang. Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar bekerja profesional, bukan untuk satu golongan saja. Namun harus berorientasi bekerja untuk masyarakat dan membangun daerah.

“Launching bale pemilu ini tidak sekedar seremoni saja yang dapat menguntungkan segelintir kelompok. Melainkan, bisa meningkatkan partisipasi, kualitas maupun kuantitas pemilih,” ungkapnya saat Launching bale pemilu di KPU Provinsi NTB, Jumat (16/9).

Dikatakannya, keberadaan bale pemilu sangat diperlukan dalam agenda politik. Masyarakat dan para calon membutuhkan database pemilih akurat untuk kesiapan penyelenggaran pemilihan. KPU juga diminta mensosialisasikan keberadaan bale pemilu kepada kemasyarakat agar berujung pada hasil sesuai kebutuhan, yaitu mampu membangun daerah.

“Buatlah demokrasi produktif, jangan untuk satu dua golongan atau perorangan,” sentilnya Amin.

Sementara ketua KPU Provinsi NTB, L. Aksar Ansori menjelaskan nama Bale Pemilu diambil dari bahasa setempat. Yakni Bale (rumah) dan Pemilu adalah sarana berdemokrasi.

Bale Pemilu disebut hadir untuk memenuhi kebutuhan pemilih dan masyatakat umum, akan sarana edukasi terkait nilai demokrasi dan kepemiluan. Sekaligus menjadi wadah komunikasi penggiat pemilu dalam melahirkan gagasan pembaruan dan perbaikan proses politik dan demokrasi.

“Adapun yang disuguhkan pada bale pemilu ini yakni, sejarah pemilu yang memuat sarana berupa proses kepemiluan dan simulasi proses pemilihan,” ujar Aksar.

Ia berjanji akan berusaha memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat termasuk kebutuhan data jumlah pemilih. Diyakini Bale Pemilu ini nantinya akan dapat meningkatkan partisipasi pemilih, baik secara kualitas maupun kuantitas dalam semua proses penyelenggaraan pemilu di NTB.

“Intinya meningkatkan nilai pentingnya demokrasi untuk seluruh segmen dan menamkan kesadaran nilai berdemokrasi,” cetusnya.

Sementara menjawab hal yang disampaikan Wakil Gubernur NTB. Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari menegaskan agar seluruh Komisioner KPU tidak gegabah dalam melaksanakan proses pemilu, dan harus memahami lengkap seluruh tahapan-tahapan dalam proses pemilu.

Ia menegaskan bahwa pada dasarnya, KPU hanya memfasilitasi proses pencarian pemimpin melalui demokrasi. Begitu juga halnya dengan Pemilihan Umum (Pemilu) pada dasarnya tidak lepas dari konflik, kompetisi dan persaingan.

“Jangan sampai komisioner KPU atau Bawaslu menjadi bagian dari sumber konflik, kalau sampai terjadi, pada siapa masyarakat mengadu,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Tiga Parpol ini masih dalam Verifikasi KPU Lombok Utara

  kicknews.today – Setelah memverifikasi setidaknya 12 Partai Politik (Parpol), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten ...