Kecelakaan Laut Marak Terjadi, Pemrov NTB pun Bersikap

Karo Humas dan Protokoler Setda NTB H. Yusron Hadi
Karo Humas dan Protokoler Setda NTB H. Yusron Hadi

kicknews.today Mataram – Kecelakaan Laut meledaknya kapal cepat yang akan menuju Gili Trawangan KLU (15/9). Dinilai berdampak negatif pada Pariwisata Lombok. Karenanya Pemerintah Provinsi NTB, meminta kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) untuk menelusuri penyebab terjadinya insiden tersebut.

Gubernur NTB, melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, H. Yusron Hadi mengatakan, pada jalur itu telah beberapa kali terjadi insiden. Mulai dari kapal tenggelam, terbakar, kandas, tabrakan kapal dan sebagainya. Sehingga dirasa sangat penting untuk adanya tindakan yang dilakukan untuk lebih menjamin keselamatan penumpang.

“Kami masih pertanyakan ijin fast boat yang nyebrang ke perairan Lombok dan itu tugas Dishub, jangan beralasan human error,” tegasnya.

Pengawasan keselamatan boat tentunya telah ada prosedurnya, sama dengan kendaraan darat. Harus dilakukan uji kelayakan mesin, body dan lainnya.

Ia menambahkan, aktifitas laut di Tiga Gili cukup tinggi, menyusul beroperasinya kapal cepat dengan mesin berkapasitas 7 GT yang menyebrang dari Bali langsung menuju ke Tiga Gili, menambah padatnya jumlah public boat yang membawa penumpang dari Bangsal KLU.

Menurut data yang ada, jumlah kapal cepat dari bali yang masuk ke perairan Tiga Gili mencapai 20 kapal. Sedangkan public boat yang dikelola masyarakat untuk mengangkut penumpang dari Bangsal mencapai sekitar 50 kapal. Namun, jumlah seluruh kapal berkapasitas dibawah 7 GT yang terdaftar di Dishubkominfo dan bersertifikat mencapai 260 kapal.

“Jumlah wisatawan yang masuk ke Tiga Gili setiap hari mencapai 2000 orang. Justru, sekedar menikmati keindahan saja tanpa memberikan income, setidaknya tolong diperhatikan,” beber Yusron. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat