Terkendala Anggaran, Sejumlah Program Promosi Pariwisata Lombok Utara Tak Bisa Terlaksana

Sejumlah wisatawan di Gili Trawangan KLU
Sejumlah wisatawan di Gili Trawangan KLU

kicknews.today Lombok Utara – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Utara terancam tidak bisa menjalankan program yang telah disusun pada tahun 2016. Pasalnya, anggaran yang telah diusulkan tidak dapat dicairkan.

“Tahun 2016 anggaran dari APBD KLU tidak dapat dicairkan sehubungan dengan surat edaran Menteri keuangan RI dan untuk APBDP juga tidak dapat dialokasikan,” ujar Ketua BPPD KLU, H. Achmad Rifai yang dikutip dari laman Facebook pribadinya. Rabu (14/9).

BPPD meminta maaf pada masyarakat KLU lantaran tidak bisa mempromosikan objek-objek wisata dari Desa Malaka hingga Loloan. Maklum saja, pariwisata Lombok utara saat ini tengah naik daun sehubungan Deklarasi Destinasi Wisata Dunia yang dilakukan Pemkab KLU belum lama ini.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat KLU terutama objek-objek wisata unggulan, karena program tidak bisa dilaksanakan satu pun,” imbuhnya.

Ada pun program tersebut, diantaranya ADEX Singapore 2016, DEEF & Ekstrim Jakarta 2016, ADEX China 2016, ITB Berlin 2016 dan lain sebagainya.

“Beberapa agenda di Jakarta, Surabaya, Bandung hingga sisa agenda North Lombok Travel Fair 2016 di Gili Trawangan dengan mengundang 50 buyer dari Bali dan beberapa agen besar dari eropa nyaris tak bisa dilaksanakan. Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tandasnya.

BPPD Lombok utara sendiri adalah badan yang di SK kan oleh Bupati KLU sesuai UU No 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan. Salah satu amanatnya adalah membentuk organisasi agar pariwisata di daerah bisa merata.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat