Tunjangan Perumahan Dewan Naik Jadi 12 Juta Perbulan

tapd-bersama-badan-anggaran-dprd-ntb-saat-bertemu-muka-pra-penetapan-kua-ppas
tapd-bersama-badan-anggaran-dprd-ntb-saat-bertemu-muka-pra-penetapan-kua-ppas

kicknews.today Mataram – Sebelumnya Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi mengaku tidak mengetahui adanya usulan kenaikan tunjangan perumahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB yang diusulkan dari Rp 9 juta menjadi Rp 12 juta. Namun diam-diam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi NTB, malah merealisasikan kenaikan tersebut.

Ketua TAPD Pemprov NTB, H. Rosiadi Sayuti mengakui usulan kenaikan tunjangan dewan sudah disetuji dari Rp 9 juta menjadi Rp 12 juta untuk APBDP 2016. Namun, proses pemabayaran tidak langsung penuh setiap bulannya, melainkan dibayar sekali dua bulan.

“Karena ada kesepakatan soal pembayaran bisa dicicil kita sepakati untuk dinaikkan,” ungkapnya di hadapan para Anggota Dewan dan Wakil Gubernur, Selasa (13/9).

Kenaikan itu berlandaskan Peraturan Gubernur (Pergub) yang berlaku mulai tanggal 13 September ini. Pada Pergub tersebut, ada ketentuan bahwa, pembayaran hanya bisa dilakukan dua bulan saja selama APBDP 2016 dan itu pun dibayar sekali dua bulan akan mulai berlaku bulan November mendatang.

Rosiady menyebutkan alasan kenaikan itu adalah aturan batas waktu diperbolehkannya menaikkan tunjangan, yaitu minimal setelah 5 tahun. Sedangkan sejak kenaikan terakhir sudah 6 tahun lalu, sehingga usulan tersebut direalisasikan.

“Memang untuk 2016 akan dibayar hanya dua bulan. Selanjutnya tahun 2017, dibayar tiap bulan,” jelasnya.

Kendati demikian, KUA PPAS belum disepakati karena masih mempertimbangkan anggaran SKPD mana yang akan dirasionalisasi melihat kebutuhan dan penggunaan. Ditambah lagi, Pemprov mendapat imbas pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pemerintah pusat sebesar Rp 161,8 miliar.

“Secara gamblang, ada beberapa item dipangkas untuk belanja di SKPD yakni, pengadaan kendaraan dinas, perjalanan dinas tidak terlalu penting termasuk pembangunan gedung baru,” paparnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat