BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dewan Minta PT. ITDC Angkat Kaki dari NTB

Wakil ketua dprd ntb bidang keuangan, Mori Hanafi.
Wakil ketua dprd ntb bidang keuangan, Mori Hanafi.

kicknews.today Mataram – Beberapa anggota DPRD NTB, mulai geram atas janji yang pernah dilontarkan oleh perusahaan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort dalam hal ini PT. Indonesia Development Coorporation (ITDC). Janjinya, akan segera membangun beberapa hotel berbintang menggunakan anggaran sendiri dan beberapa investor. Malah setelah ground breaking sejak Presiden Susilo Bambang Yudoyono, ditambah lagi wakil Presiden RI, H Jusuf Kalla. Hanya saja, sampai saat ini belum ada hotel mulai dibangun. Hanya yang ada pembangunan infrastruktur pendukung anggaran dari pemerintah pusat bersumber Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 250 miliar tahun 2015.

“Begini saja, kalau memang PT.ITDC tidak mampu cari investor dan bangun sendiri. Lebih baik angkat kaki saja,” tegas Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, Sabtu (10/9).

Dikatakannya, jika PT.ITDC tidak mampu mencari dan membawa investor untuk segerakan membangun kawasan itu, lebih baik diserahkan kepada pemerintah daerah supaya segara mencari investor. “Kami masih mampu mencari investor, mari serahkan supaya segara ambil langkah,” katanya.

Terlebih lanjutnya, ITDC sempat menyebutkan nama Hotel dan titik lokasi pembangunan yang sudah masuk catatan akan segera menyusul setelah Pullman di Lot H4 investornya adalah ITDC. Di Lot H5 ada Hotel Lees Mandalika investor PT Lees Internasional Development, ada Mr Lee Jonk kwak dengan luas area 3,29 hektare, total room yang akan dibangun sebanyak 204 rom. Selanjutnya, Lot IF1, fasilitas pengelolaan air SWRO atau pabrik penyulingan air laut jadi air bersih investor EDB BAUER. Tidak hanya itu, untuk Lot H17 ada Hotel Club Med inveator ITDC juga, Lot OF1 akan ada kantor administrasi KEK oleh ITDC, kemudian Lot SC Solar Cell merupakan pembangkit listrik yang investornya Joint Coorperation ITDC dengan swasta dan BUMN, terakhir Lit STP (sekolah tinggi pariwisata) oleh ITDC, kementerian pariwisata dan Pemprov NTB.

“Mudahan janji itu segera terealisasi, supaya bisa mengembangakn perekonomian masyarakat,” cetusnya.

Apalagi tidak mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) APBNP 2016 maupun RAPBN 2017 sesuai janji Presiden akan memberikan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun khusus pembangunan dan ITDC telah memiliki alternatif pendanaan lain. “Kalau begitu tunjukkan, tidak sekedar janji. Padahal, 935 hektare luas lahan clear and clean,”pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Polda NTB – PT. ITDC Sepakati Skema Pengamanan KEK Mandalika

  Mataram –  Jajaran Polda NTB dengan PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (persero) Indonesian Tourism Development ...