Aksi Dua Perampok di Lobar Terbongkar dari Pakaian Pengantin

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

kapolsek-kediri-akp-nuraini-menunjukkan-barang-bukti-hasil-permapokan-t-dan-g
kapolsek-kediri-akp-nuraini-menunjukkan-barang-bukti-hasil-permapokan-t-dan-g

kicknews.today Lombok Barat – Beberapa bulan lamanya jadi buron, akhirnya perampok di kawasan Kecamatan Kediri Lombok Barat ditangkap. Pelaku pencurian dengan Pemberatan (Curat) ini beraksi di beberapa TKP. Polsek Kediri melakukan penangkapan Minggu (11/9) lalu, awalnya berdasarkan laporan yang diterima.

Laporan Pertama tanggal 14 Agustus lalu, aksi Curat di Kantor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan kerugian sekitar Rp 20 juta rupiah. Laporan Kedua tanggal 12 Juli 2016 di Kantor KUA Kecamaan Kuripan dengan kerugian sekitar 16.750.000. Kapolsek Kediri AKP Nuraini menjelaskan, berdasarkan laporan tersebut menurunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, diperoleh informasi beberapa barang bukti Curat ditemukan di salah salon U, berlokasi di jalan bypass BIL I Desa Labulia Kecamatan Jonggat Loteng.

“Di Salon itu memajang beberapa potong pakaian pengantin milik korban yang hilang,” kata Kapolsek. Kapolsek pun bersama anggota Polwan melakukan penyamaran, dengan maksud menyewa pakaian pengantin di Salon U tersebut.

“Saya menyamar masuk ke salon untuk melihat pakaian itu,” kata Kapolsek, Selasa (13/9). Setelah memastikan pakaian itu cocok dengan barang milik korban, Kapolsek memerintahkan Tim Opsnal bergerak. Tim Dukep Polsek Kediri yang dipimpim Kanit Reakrim langsung masuk untuk mengecek dan meminta klarifikasi kepada pemilik salon tersebut. Dari klarifikasi pemilik salon, diketahui pakaian pengantin itu dibeli sekitar bulan Juli lalu dari seseorang berinisial T (28). Kemudian dari informasi itu dikembangkan untuk menangkap pelaku tersebut.

Para pelaku yang terdiri dari 2 orang di tangkap di tempat dan waktu yang berbeda. Pelaku pertama berinisial T ditangkap di rumahnya di Dusun Gerepek Desa Kuripan Utara Kecamatan Kuripan Lobar Sabtu malam. Sedangkan pelaku kedua Berinisial G (50) ditangkap di rumahnya di Dusun Embung Desa Kuripan Selatan Kecamatan Kuripan Lobar.

“Para pelaku ditangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan,” jelasnya. Lanjutnya, pelaku berinisial G merupakan residivis karena dua kali masuk penjara. Sedangkan pelaku T baru dua kali melakukan aksi Curat. Dari para pelaku di dapatkan barang bukti 2 unit Tv, 1 set mic, 2 unit speaker, printer, scaner, monitor, tiga buah parang panjang, senter, obeng panjang, baju warna hitam sebagai cadar, jimat berbentuk sabuk warna hitam yang diduga milik pelaku untuk menjalankan aksinya.

Barang bukti lain yang telah dijual pelaku, 1 set projector, 1 unit DVD, 5 pakaian pengantin, 1 unit sepeda motor warna pink DR 6230 HD. Para pelaku kini diamankan di Polsek Kediri diancam Pasal 363 KUHP dengan hukuman pindana penjara maksimal 10 tahun. (aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat