Patut Dicontoh, Cara Pengurus Masjid Al-Amin Karang Panas Organisir Hewan Kurban

Hewan kurban di depan masjid Al Amin Karang Panas
Hewan kurban di depan masjid Al Amin Karang Panas

kicknews.today Mataram – Idul Adha atau yang biasa disebut hari raya kurban, bagi sebagian orang yang mampu merupakan ajang berbagi yang sangat bernilai tanpa menghiraukan harga hewan kurban yang biasanya melejit tinggi saat menjelang hari raya itu.

Tapi bagi sebagian orang, belum tentu tak menghiraukan harga itu kerena budget yang dimiliki mungkin hanya pas-pasan sedangkan semangat berkurban yang tinggi tak boleh dikecewakan hanya karena harga hewan kurban yang sulit diprediksi.

Cara mengorganisir hewan kurban oleh panitia kurban di Masjid Al-Amin Karang Panas, Ampenan Selatan ini mungkin bisa dicontoh untuk diterapkan di masjid lainnya karena cara mereka mengatur dirasa dapat menjadi solusi untuk permasalahan seperti di atas.

“Tahun ini Alhamdulillah masyarakat Karang Panas bisa berkurban sebanyak tujuh ekor sapi dan delapan ekor kambing” ungkap Kepala Lingkungan Karang Panas sekaligus imam masjid Al Amin, H Ahmad Zaini kepada kicknews.today usai solat Idul Adha, Senin (12/9).

Cara mengatur yang dilakukan, panitia kurban sudah dibentuk sejak jauh-jauh hari sebelumnya dan mulai mencari sapi terbaik dengan harga yang relatif terjangkau.

“Untuk satu sapi bisa digabung dengan tujuh orang, jadi itu yang kita lakukan disini” jelasnya.

Panitia kurban sudah mendata dari sebulan sebelumnya, siapa saja orang yang ingin berkurban dengan budget harga yang telah ditentukan dan dipastikan terjangkau tapi tetap mendapat kualitas hewan kurban terbaik.

“Tahun ini per orang bisa berkurban dengan mengumpilkan anggaran sebesar Rp 1.750.000 dikalikan tujuh orang untuk mendapat satu ekor sapi” tambahnya.

Dikatakan, dengan nilai itu berarti satu sapi berharga Rp 12.250.000. Dengan begitu, diharapkan akan lebih meringankan masyarakat, terutama yang punya anggaran terbatas tapi punya semangat berkurban yang tinggi.

“Semua mungkin paham aturan satu sapi bisa berbagi untuk tujuh orang, tapi kalau tidak terorganisir, masyarakat akan kesulitan mencari teman untuk mengumpulkan uang, apalagi untuk mencari sapi dengan harga yang pas” kata Zaini.

Dia mengilustrasikan, sebelum ada pengorgansiran seperti ini, biasanya masjid Al Amin karang panas biasanya hanya berkurban dua sapi setiap tahunnya, tapi setelah diorganisir sejak lima tahun terakhir, peningkatannya tajam.

“Di awal pola ini diterapkan Alhamdulillah kita bisa berkurban lima ekor sapi dan terus bertambah setiap tahunnya” imbuhnya. (ddt)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat