BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dewan Nilai Peran Dewan Komisaris ITDC Mandul

Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi
Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi

kicknews.today Mataram – Belum adanya titik terang pembangunan beberapa hotel yang disebut akan ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort Lombok Tengah, sesuai janji perusahaan pengembang yakni PT. ITDC. Akhirnya menyinggung juga posisi Asisten II Setda NTB, L Gita Ariyadi. Selaku dewan Komisaris PT. ITDC, yang diangkat November 2015 lalu, Ia diharapkan bisa mendorong dan memberikan informasi ke daerah tentang percepatan pengembangan KEK.

“Apa gunanya L. Gita mewakili daerah sebagai komisaris di PT. ITDC kalau masih stagnan saja,” ungkap wakil ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, Sabtu (10/9).

Dikatakan Mori, mestinya Dewan Komisaris seperti L. Gita yang mewakili daerah, harus mampu menyambung lidah ke PT. ITDC terkait harapan daerah agar KEK segera terrealisasi nyata, tidak sekedar janji saja.

Jabatan dewan komisaris dinilai sangat strategis untuk mendorong beberapa rencana pembangunan hotel. Seperti Hotel Pullman di Lot H4 yang investornya adalah ITDC sendiri. di Lot H5 Hotel Lees Mandalika dengan investor PT Lees Internasional Developman, ada Mr Lee Jonk kwak dengan luas area 3,29 hektare, total room yang akan dibangun sebanyak 204 room.

Selanjutnya, Lot IF1, fasilitas pengelolaan air SWRO atau pabrik penyulingan air laut jadi air bersih investor EDB BAUER. Tidak hanya itu, untuk Lot H17 ada Hotel Club Med inveator ITDC juga, Lot OF1 akan ada kantor administrasi KEK oleh ITDC, kemudian Lot SC Solar Cell merupakan pembangkit listrik yang investornya Joint Coorperation ITDC dengan swasta dan BUMN, terakhir Lit STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) oleh ITDC, kementerian pariwisata dan Pemprov NTB.

“Janji itu harus dikejar, jangan hanya duduk manis mendengar penjelasan tanpa dipertegas,” ujarnya.

Menurutnya, PT. ITDC selama ini hanya membangun beberapa fasilitas infrastruktur jalan, air dan listrik saja. Selebihnya seperti rencana hotel masih jalan ditempat, bisa dibilang hanya sebatas ground breaking saja.

“Kalau ground breaking udah zaman presiden SBY, dilanjutkan wakil Presiden Jusuf Kalla, tapi realisasi dari kegiatan itu mana,” tegasnya.

Kalau memang PT. ITDC tidak mampu lebih baik serahkan saja kepada Pemerintah Daerah untuk pencarian investor.

“Komisaris kita mandul, coba gunakan jabatan itu mendorong dan berikan informasi ke pemerintah daerah, supaya bisa ambil sikap,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Razia BNN di Kos-kosan Mataram, 7 Pria dan 2 Wanita Positif Narkoba

  kicknews.today – Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB kembali menggelar operasi bersinar disejumlah tempat hiburan ...