BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Posting Status Provokasi, Personel Pol PP Kota Mataram Diciduk Polisi

mh-saat-akan-dijebloskan-ke-sel-tahanan-polda-ntb
mh-saat-akan-dijebloskan-ke-sel-tahanan-polda-ntb

kicknews.today Mataram – Diingatkan kembali, agar tidak sembarangan mengumbar emosi di sosial media. Pelajaran penting itu dari kasus yang ditangani Ditreskrimsus Polda NTB. Penyidik menangkap seorang oknum anggota Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Mataram, Jumat (9/9). Oknum berinisial MH (28) itu diduga melakukan provokasi melalui media sosial Facebook. Saat ini tersangka MH berada di ruang tahanan Polda NTB guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kami mengamankan MH, karena terbukti melanggar Undang – Undang ITE, dan terbukti melakukan provokasi melalui media sosial,” ungkap Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Darsono Setiyo Adjie SIK.

Kasus ini berawal dari postingan status Facebook MH yang arahnya memprovokasi institusi Polri. Postingannya itu berkaitan dengan bentrokan Pol PP dengan Unit Sabhara di Polrestabes Makassar pada tanggal 7 Agustus lalu. Oknum rupanya terpancing atas rasa solidaritasnya yang tak terkendali, namun justru yang dilakukannya memprovokasi.

Berawal dari sini lah Subdit II Cybercrime Diskrimsus Polda NTB melakukan penyelidikan terhadap MH. Setelah didukung bukti cukup, MH akhirnya dilakukan penjemputan paksa di rumahnya. Sebelum menangkap tersangka, Polisi telah meminta keterangan beberapa saksi ahli.

“Kami telah meminta keterangan dari berbagai saksi ahli, diantaranya saksi ahli bahasa dari FKIP Unram dan dari Dishubkominfo Provinsi NTB,” ungkap Darsono.

MH terbukti melakukan pelanggaran terhadap Undang Undang ITE Pasal 28 ayat 2 nomor 11 tahun 2008 tentang Tarnsaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Polisi Diminta Perbanyak Razia Siswa yang Bawa Motor ke Sekolah

  Mataram – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat meminta polisi mengintensifkan razia siswa ...