Jadilah yang Pertama Tau

Jaga Kearifan Lokal, Harusnya LIA Gunakan Nama Tokoh Sasak

wakil-ketua-masyarakat-adat-sasak-h-lalu-winengan
wakil-ketua-masyarakat-adat-sasak-h-lalu-winengan

kicknews.today Lombok Barat – Wakil Ketua Majelis Adat Sasak (MAS) HL. Winengan ikut menyoroti nama Bandara Lombok internasional Airport (LIA) oleh Angkasa Pura . Ia menganggap nama ini kurang mengakomodir kearifan lokal.

Menurutnya, sebelum nama Air Port tersebut diganti harusnya pihak Angkasa Pura mengajak rembug para tokoh yang ada di Loteng khususnya, dan Lombok secara umumnya. Ia menilai saat dilakukan pergantian nama dari BIL menjadi LIA, mestinya pihak Angkasa Pura memperhatikan kearifan lokal. Seperti yang diberlakukan di beberapa daerah lain di Indonesia.

“Seperti Bali memberikan nama Ngurah Rai, Surabaya, Juanda dan Makassar, Hasanudin dan banyak lagi bandara lainnya. Seharusnya menggunakan nama sosok nama tokoh di Pulau Lombok. bukan harus sok kebarat-baratan yang malah tidak ditahu apa maknanya.” kesalnya

Winengan berharap kedepannya pihak Angkasa Pura bisa lebih menghargai para tokoh yang sudah di tokohkan di Lombok ini.

“Saya menaruh harapan besar kepada Angkasa Pura dan Dinas terkait, untuk bernegosiasi dan kalo bisa nama LIA tersebut diganti dengan nama kerajaan ataupun yang lebih pas tidak menghilangkan kearifan lokal.” pungkasnya.(aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat