BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Wow….. Ratusan Guide NTB Kuasai Enam Bahasa Asing

hpi-ntb-saat-menemui-gubernur-ntb-photo-by-humas-pemprov-ntb
hpi-ntb-saat-menemui-gubernur-ntb-photo-by-humas-pemprov-ntb

kicknews.today Mataram – 700 orang Pemandu Wisata NTB telah memiliki kapasitas cukup luar biasa. Banyak diantara mereka menguasai enam bahasa, yaitu China, Inggris, Arab, Jerman, Korea dan Spanyol.

Capaian tersebut disampaikan kepada Gubernur NTB oleh beberapa perwakilan Pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTB, di Kantor Gubernur. (7/9)

Ketua HPI NTB, H. Ainudin sekaligus juga melaporkan berbagai hal yang telah dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengembangan sektor Pariwisata di NTB. Diantaranya aksi bersih pantai dan sejumlah destinasi wisata, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Disebutkannya jumlah pemandu wisata memang cukup banyak. Namun diakui keterampilan yang dimiliki masih belum cukup untuk menjadi modal memberikan pelayanan bagi wisatawan. Terlebih sekarang dengan predikat daerah wisata halal yang disandang NTB, berdampak terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asing dari Timur Tengah.

“Sebagian besar dari 700 orang guide itu dengan enam bahasa. Khusus bahasa Arab dan China sangat minim peminat,” katanya.

Selain itu, Persoalan lain yang disampaikan wakil ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, keberadaan pramuwisata illegal di destinasi wisata yang terkadang merugikan wisatawan. Untuk itu, Ia berharap rancangan Peraturan Gubernur tentang pramuwisata yang isinya mengatur tentang tata cara dan etika pramuwisata, bisa segera disahkan. Sehingga dapat meminimalisir jumlah pemandu wisata illegal.

Sementara itu, Gubernur, TGH M Zainul Majdi menyampaikan, pariwisata adalah sektor utama dan prioritas, dilihat dari segi kemanfaatannya bagi masyarakat. Dimana, Pemerintah Provinsi lebih berperan dalam menyediakan sarana prasarana serta infrastruktur penunjang kepariwisataan di daerah.

Namun ketika wisatawan datang, yang berperan untuk nama baik NTB adalah para pelaku pariwisata di lapangan, mulai dari pihak bandara hingga pramuwisata ditingkat teknis.

Selain itu faktor kebersihan di daerah wisata juga tidak luput dari perhatian Gubernur. Untuk itu, ia sangat mendukung berbagai program terkait kebersihan destinasi wisata yang telah dijalankan HPI.

“Pariwisata itu adalah satu kesatuan utuh, yang butuh dukungan, sinergi dan tanggung jawab semua pihak untuk keberhasilannya, mulai dari pemerintah hingga tatanan masyarakat,” katanya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Usai Shalat Dzuhur, TGB Borong Kopiah untuk Pegawai

  Mataram – Para ASN di jajaran Setda Prov NTB dapat kopiah gratis dari Gubernur ...