Jadilah yang Pertama Tau

Obat Berbahaya Resahkan Masyarakat, Polda NTB Bersikap

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti (kicknews.today)
Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti (kicknews.today)

kicknews.today Mataram – Maraknya peredaran obat-obatan yang dilarang pemerintah dianggap memicu keresahan masyarakat. Menyikapi itu, Polda NTB terus mengawasi peredaraan obat-obatan yang tidak mempunyai izin edar. Selain aparat kepolisian peran aktif warga untuk membantu mencegah peredaran obat-obatan ini sangat diharapkan pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastui menjelaskan, untuk antisipasi peredaran obat berbahaya dan kadaluarsa, pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait. Diantaranya Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Badan Narkotika Nasional Propinsi NTB (BNNP), Dinas Perindusterian dan Perdaganagan (Disperindag). Bersama tiga instansi ini, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus menghentikan peredaran obat yang dianggap berbahaya dan beredar di masyarakat.

“Polisi yang bekerja sama dengan dinas terkait akan melakukan sosialisasi dan akan terus memberikan informasi tentang bahaya obat yang dilarang, beredar dimasyarakat secara luas,”ungkap Tribudi Baru baru ini Polda NTB juga berhasil mengamankan puluhan ribu butir obat yang peredaranya dilarang pemerintah dan berdampak negatif apabila dikonsumsi.

Tri Budi menambahkan, mendorong peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dan organisasi yang ada disetiap wilayah, agar berupaya saling bahu membahu dengan pihak kepolisian. Tujuannya untuk mencegah peredaran obat obatan yang merusak generasi muda. Polda NTB juga mengapresiasi atas apa yang dilakukan masyarakat Gomong Mataram baru-baru ini.

Dimana masyarakat yang melakukan deklarasi atas penolakan predaran obat obatan berbahaya dan sering disalahgunakan seperti Tramadol. Diharapkan Seluruh masyarakat mencotoh apa yang dilakukan warga Gomong atas keperduliannya terhadap peredaran obat yang telah dilarang dan akan berdampak negatif bagi generasi muda.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat