BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dana Besar Disiapkan Untuk “Hantam” Kemiskinan di NTB

Kepala Bappeda NTB, Ir. H. Ridwansyah
Kepala Bappeda NTB, Ir. H. Ridwansyah

kicknews.today Mataram – Persoalan angka kemiskinan sudah menjadi momok bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Karena selalu menjadi masalah yang tak kunjung tuntas. Padahal, ratusan miliar anggaran digelontorkan dalam berbagai macam program. Namun angka kemiskinan dimasyarakat masih berada pada angka 16,48 persen atau berjumlah 804 ribu lebih.

Karenanya demi percepatan pengentasan angka kemiskinan. Dilakukan pemaduan data dari Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Sosial.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, Ir. H. Ridwansyah mengatakan, sesuai dengan perintah Gubernur, mulai APBD-P 2016 dan seterusnya data kemiskinan serta rencana program pengentasannya harus konkrit. Karena, pada APBD-P 2016, dari porsi APBD-P Provinsi NTB 2016 yang totalnya berjumlah Rp 3,8 triliun, 40 persennya adalah untuk pengentasan kemiskinan.

Sedangkan dana sebesar Rp 6 miliar, diarahkan untuk anggaran pembangunan sistim layanan dan rujukan terpadu Kemensos. Meliputi pendataan, kebutuhan penanganan dan perlindungan sosial di masyarakat.

“Dibandingkan tahun sebelumnya, dana pengentasan kemiskinan mengalami kenaikan 15 persen,” ungkapnya, Selasa (6/8).

Diakuinya pengentasan kemiskinan itu akan lebih terfokus pada 2017. Namun, masih dilaksanakan penyusunan postur anggaran bersama Bappeda dan SKPD.

“Ada data dari Bappenas dan Kemensos sebanyak 16,48 persen atau 804 ribu lebih dari total angka masyarakat NTB yang berjumlah 4,7 juta. Data yang diterima dari Bappenas dan Kemensos itu akan dipadukan dengan fakta dilapangan, siapa dan dimana, dengan kata lain, by name dan by adress. ” katanya.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa, yang mendominasi angka itu terbanyak berada di Kabupaten Lombok Timur. Namun, secara representatif berada di Kabupaten Lombok Utara.

Ridwansyah menambahkan, ada beberapa program untuk pengentasan kemiskinan, seperti program rumah tidak layak huni (RTLH) yang bisa dianggarkan pada APBD murni sebanyak 1000 unit.

“Kedepan, supaya sesuai by name, by address akan didata ulang,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Penurunan Angka Kemiskinan Masih Jadi PR di Lombok Utara

  kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) ...