Jadilah yang Pertama Tau

Pembunuh Perempuan Masih Mengancam, Kaum Adam Wajib Ikut Melawan

pembekalan tentang bahaya kanker terhadap perempuanpoto by humas pemrov ntbpembekalan tentang bahaya kanker terhadap perempuan poto by humas pemrov ntb
pembekalan tentang bahaya kanker terhadap perempuan foto by humas pemrov ntb

kicknews.today Mataram – Ibu hamil dan menyusui sangat riskan terhadap penyakit. Oleh karenanya dihimbau untuk mengikuti tes IVA setiap kali melakukan pemeriksaan kehamilan.

“Saya menceritakan sedikit pengalaman tentang kebijakan baru untuk seluruh ibu hamil saat memeriksa kandungan, diwajibkan oleh dokter kandungan untuk melakukan tes IVA. Karena salah satu kunci kesehatan janin dan bayi itu, memastikan para calon ibu bebas dari kanker serviks,” ungkap Ketua TP. PKK Provinsi NTB Hj. Erica Zainul Majdi saat Rapat Koordinasi Program Nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker, Senin (5/9).

Dikatakannya Kanker serviks merupakan virus pembunuh perempuan nomor satu di Dunia dan di Indonesia. Jika gejala kanker ini bisa terdeteksi dari awal, prosedur pengobatannya pun lebih mudah, sederhana dan gratis.

Oleh sebab itu, sesuai instruksi Ibu Negara, TP. PKK menggandeng organisasi wanita terus menggalakkan kegiatan mengajak ibu-ibu untuk melakukan tes IVA.

Sehingga, sangat diharapkan ibu-ibu dan kader PKK, kader Posyandu tidak lelah dan tidak bosan menyampaikan tentang bahaya kanker pada perempuan dalam kesempatan apapun.

“Saya yakin, para kader yang dipercayakan memiliki pengetahuan, kemampuan dan saluran untuk penyebar informasi tentang bahaya penyakit ini,” katanya.

Hj. Erica Zainul Majdi juga meminta kepada dr. Arsastra selaku keterwakilan Dinas Kesehatan, agar merumuskan cara agar para lelaki di NTB ini juga ikut berperan aktif dalam program deteksi dini kanker.

“saya minta para bapak-bapak juga diikutsertakan dalam kegiatan, kalau perlu Dinas Kesehatan mengajak ibu-ibu untuk roadshow khusus memberi pencerahan kepada bapak-bapak. Para lelaki di NTB ini harus sadar bahwa kesehatan istri dan anak-anak itu juga bergantung dari bagaimana seorang bapak bisa berperilaku hidup sehat,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat