BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kasus Facebook Lagi..Polda NTB Didemo Soal Penahanan Tiga Warga Karang Jangkong

aksi warga  Karang Jangkong depan Mapolda NTB, menuntut tiga warga yang ditahan dalam kasus pencemaran nama baik via facebook agar dibebaskan.
aksi warga Karang Jangkong depan Mapolda NTB, menuntut tiga warga yang ditahan dalam kasus pencemaran nama baik via facebook agar dibebaskan.

kicknews.today Mataram – Warga Karang Jangkong, Mataram mengedor Polda NTB Senin (5/8). Mereka meminta tiga warga yang ditahan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik via facebook agar dibebaskan.

“Kami memita kepada Polda NTB agar membebaskan tiga rekan kami yang saat ini ditahan,” tuntut Nyoman Widane dalam orasinya. Kasus itu berawal dari laporan Bratasuta, tokoh masyarakat setempat atas pencemaran nama baik dan provokasi yang berbau SARA. Empat orang itu diantaranya berinisial LP, KN, KI dan SP.

Mereka memposting Media Sosial Facebook. Postingan diduga ada hubungannya dengan kisruh penggunaan area tempat ibadah oleh Hotel Aston yang baru dibangun. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan Polisi atas laporan itu, tiga orang akhirnya jadi tersangka yakni LP, KN, dan KI. Menurut warga, proses hukum itu dianggap tidak objektif. Terkesan tegas untuk masyarakat biasa. “Hukum di Indonesa saat ini tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” kritik orator aksi.

Aksi dilakukan oleh perwakilan sejumlah organisasi, seperti Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi NTB, PHDI Kota Mataram, pengurus Pure Meru, pengurus Pure Dalem Karang Jangkong dan Tokoh Masyarakat Hindu Karang Jangkong. Aksi yang dilakukan dengan damai ini, sempat membuat jalan di depan Polda NTB macet. Namun cepat teratasi oleh Polisi yang mengawal jalannya aksi. Setalah beberapa puluh menit berorasi, lima perwakilan massa diterima oleh Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Umar Septono dan Kasubdit II Ditreskrimus, AKBP Darsono Setyo Adjie.

Dalam penjelasannya, Darsono memastikan tiga tersangka sudah memenuhi unsur untuk diproses hukum. ” Tiga tersangka telah memenuhi syarat atas pelanggaran undang – undang ITE, sedangkan satu orang lagi masih dalam pemeriksaan,” Darosno.

Sementara Kapolda NTB menjelaskan, warga Karang Jangkong disarankan menyelesaikan permasalahan itu diinternal karena dianggap masih berkaitan dengan organisasi Ummat Hindu Karang Jangkong. Untuk permintaan agar penahanan tiga orang itu ditangguhkan, masih dipelajari pihak Diteskrimsus yang menangani kasus ini.

Dalam catatan Kicknews.today, ini kasus yang ada hubungannya dengan postingan di facebook. Sebelumnya ada dua warga di Lombok Utara juga dilaporkan ke Polisi gara-gara menulis di facebook dan dianggap sebagai penghinaan. (mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Kapolda NTB Periksa Kesiapan Pra Pengamanan Pilkada Serentak

  kicknews.today – Pilkada serentak di NTB yang akan dihelat pada 2018 mendatang, menjadi atensi ...