BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ratusan Siswa SDN 1 Kediri Terpaksa Belajar di Teras, Kok Bisa Ya?

Siswa SDN 1 Kediri Belajar di Teras
Siswa SDN 1 Kediri Belajar di Teras

kicknews.today Lombok Barat – Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri I Kediri Selatan Kabupaten Lombok Barat harus mengikuti proses belajar mengajar di teras atau beranda sekolah karena kekurangan ruang kelas.

Kepala SDN 1 Kediri Selatan, Akhmad Suja’i menjelaskan, Kondisi itu sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Minat anak untuk sekolah di wilayah ini cukup tinggi, sehingga 6 ruangan yang tersedia tidak cukup untuk menampung jumlah siswa yang banyak. Akhirnya siswa terpaksa belajar di beranda dan mushalla.

“Kami sudah pernah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat untuk kepentingan tambahan ruang kelas, namun permohonan tersebut belum dapat direalisasikan. Entahlah katanya, kami menduga sekolah ini mungkin masih terkendala oleh wacana pemerintah yang dulu menggabungkan tiga sekolah yang ada disatu lokasi yang sama disini yakni SDN 1, SDN 2 dan SDN 4.” paparnya kepada wartawan Kamis (1/9).

Dulu sekolahnya sudah diwacanakan pemerintah melalui Dinas Pendidikan Lobar pada masa kepemimpinan Ispan Junaidi. Sekolah akan dimerjer, namun pasca pergantian pejabat lama ke yang baru, hingga hari ini, mergernya tidak kunjung selesai.

” Dikbud sudah merencanakan tiga sekolah disini untuk dimerjer, padahal waktu itu juga sudah ada desain gambarnya. Sekitar pada tahun 2013, namun sampai 2016 sekarang ini tidak kunjung ada,”ujarnya.

Dikatakannya, saat ini siswa yang tercatat dari kelas 1 sampai 6 sebanyak 304 orang, dimana sebagian besar menjalani proses belajar mengajar secara normal, namun secara bergiliran mereka menjalani belajar di teras sekolah.

“lima kelas terpaksa belajar diteras sekolah, bahkan mushalla ikut dipake untuk proses belajar mengajar. Kita inisiasi dengan tempat alternatif saja.”tungkasnya

Kedepan Ia dan ratusan siswanya berharap, mendapat bantuan kelas baru agar proses belajar siswa dapat berjalan dengan tenang. Layaknya siswa di sekolah lain yang memiliki ruangan kelas mencukupi.

Sementara itu, Afifudin (10) salah seorang siswa kelas 4 sekolah dasar berharap dapat menjalani proses belajar mengajar di dalam kelas, tanpa harus digilir belajar di teras sekolah.

“Saya mau Pak Bupati melihat ke sekolah kami, kalau kami kekurangan kelas, kami juga ingin belajar dengan tenang di dalam kelas bukan di teras,” tandasnya. (Aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Para PS di Senggigi Wajib Cek Kesehatan Tiga Bulan Sekali

  Lombok Barat – Patner Song (PS) disejumlah Kafe maupun Karaoke yang berada di wilayah ...