in

Gatot Brajamusti dan Reza Artamevia Pindah Sel

Reza Artamevia dkk. di ruang Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB, Rabu malam.
Reza Artamevia dkk. di ruang Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB, Rabu malam.
Reza Artamevia dkk. di ruang Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB, Rabu malam.

kicknews.today Mataram – AA Gatot Brajamusti akhirnya dipindahkan Rabu (31/8) malam dari Sat Narkoba Polres Mataram ke sel tahanan Polda NTB. Selain Gatot, istrinya Dewi Aminah, serta Reza Artamevia dan tiga artis lainnya akan jalani penahanan sementara di Polda NTB sembari proses hukum.

Pemindahan itu berlangsung Pukul 20.30 Wita, atau 20 menit setelah Reza Artamivea dkk. bertolak dari Bali untuk tes urine dan tes darah di Puslabfor setempat.

Gatot kali ini keluar tanpa penutup wajah dan tergopoh gopoh, seperti ketika keluar sehari sebelumnya saat jeda pemeriksaan. Ketua Parfi terpilih itu berjalan lebih rileks ke mobil polisi yang sudah disiapkan. Dia bahkan sempat melambaikan tangan ke wartawan.

Berikutnya menyusul Reza Artamevia yang dicari-cari kamera wartawan selain Gatot. Reza juga muncul tanpa kain penutup kepala dan berjalan lebih santai dikawal petugas. Tidak ada jawaban ketika diberondong pertanyaan wartawan. Mantan istri mendiang Adjie Massaid ini hanya mengatakan kondisinya baik-baik saja.

Menyusul istrinya, Dewi Aminah, serta tiga orang lainnya yang diduga terlibat pesta narkoba jenis sabu, Devina Novianti Khulasoh, di belakangnya, Yuti Yustini, Richard Nyoto Kusumo dan dan Devina Novianti.

Proses pemindahan berjalan cepat, karena jarak dari Polres Mataram ke Polda NTB hanya sekitar 300 menit. Sampai di Mapolda NTB, mini bus yang membawa keenam orang itu langsung digiring ke Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB. Saat turun dari mobil, Gatot maupun Reza tampil rileks dan tetap tersenyum. Hanya saja tidak ada jawaban apapun disampaikan ke wartawan yang nyanggong sejak empat hari lalu.

Pemindahan Gatot dan istrinya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba, didampingi kuasa hukumnya, Irvan Hardiyata. Menurut Irvan, yang juga kuasa hukum untuk Reza Artamevia menyebut, keenam kliennya diboyong dengan pertimbangan proses penyelidikan diambil alih Polda NTB.

“Kasusnya sudah ditangani Polda NTB, makanya mereka dipindah,” kata Irvan. Penegasan sama disampaikan Kasubdit III Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat. “Kasus ini menjadi perhatian publik luas, makanya kami ambil alih,” sebut Cheppy. (mh)