BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Isu Naiknya Harga Rokok, Bagaimana Nasib Harga Tembakau?

Kadis Perkebunan Provinsi ntb, Budi Subagiyo saat kroscek tembakau disalah satu perusahaan di Lotim
Kadis Perkebunan Provinsi ntb, Budi Subagiyo saat kroscek tembakau disalah satu perusahaan di Lotim

kicknews.today Mataram – Isu tentang akan naiknya harga Rokok hingga Rp 51.800 pada awal September mendatang. Tidak berpengaruh terhadap pembelian tembakau petani di Lombok ini. Perusahaan sudah membuat aturan grade dengan nilai terendah sebesar Rp 33.000 per kilogram.

“Sesuai kesepakatan grade atau jenis kualitas tembakau harga pembelian maksimal Rp 33.000 per kilogram,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan Provinsi NTB, Budi Subagiyo, Minggu (28/8).

Dia mengatakan, data perusahaan pembeli tembakau yang terdaftar dan beroperasi di Lombok sebanyak 21 perusahaan. Akan tetapi, yang sudah melapor sebanyak 13 perusahaan.

Sedangkan yang sudah melakukan pembelian tembakau petani sebanyak sembilan perusahaan, sementara empat perusahaan diperkirakan mulai beroperasi baik pembelian dan produksi, pada awal September mendatang.

Subagiyo mengaku, luas lahan penanaman tembakau di NTB adalah 15 ribu hektare dengan hasil produksi diperkirakan 30 hingga 32 ribu ton. Asumsi harga grade terendah sebesar Rp 33.000 perkilo gram.

Disebutkan juga bahwa masing-masing perusahaan memiliki banyak aturan grade dan setiap perusahaan menggunakan kode grade berbeda-beda.

Dia menambahkan, tidak ada kaitan antara adanya rencana kenaikan harga rokok dengan pembelian panen musim ini. Minimal harga pembelian tembakau sama dengan tahun sebelumnya pada musim sama.

“Malah dipastikan ada harga tembakau yang lebih tinggi dari tahun lalu.” Pungkasnya. (prm)

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Perhatikan Agendanya dulu..! Jokowi ke IC Pakai Celana, ke Mall Pakai Sarung

  kicknews.today – Cara berpakaian presiden Republik Indonesia, Ir. H Joko Widodo saat melaksanakan kunjungan ...