Jadilah yang Pertama Tau

Segera!!! Pembenahan Senggigi Wajib Dilakukan Serius

Bupati Lobar H Fauzan Khalid SAg MSi
Bupati Lobar H Fauzan Khalid SAg MSi

kicknews.today Lombok Barat – Kawasan pariwisata Senggigi harus dibenahi ulang, karena dinilai penataannya dinilai tidak baik sejak awal dulu. Hal itu dikatakan Bupati Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid.

Fauzan mengatakan turunnya angka kunjungan wisata dengan cukup drastis beberapa waktu terakhir, membuat Pemda harus turun tangan aktif menangani kondisi ini.

” Senggigi sudah mulai sepi, makanya kita harus berbenah terutama dibidang infrastruktur, penerangan dan roi pantai.” tuturnya.

Untuk tujuan itu Pemda telah berulang kali mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) beserta para pelaku usaha perhotelan di senggigi.

“keseriusan kami untuk menata bersama – sama dengan pelaku usaha tersebut sebagai bentuk upaya rasa peduli pemda terhadap senggigi.” pungkasnya.

Terpisah, Herman Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) mengakui membangun Senggigi tanpa keterlibatan Pemda tidak akan berarti. Namun disisi lain ia sempat mempertanyakan tujuan dari beberapa operasi penertiban (razia) yang dinilai masih dilakukan secar tebang pilih. Karena menurutnya banyak juga masalah yang terjadi di beberpa lokasi besar yang berwujud penggabungan beberapa bentuk usaha.

Kawasan Senggigi dikatakan sudah mulai terfokus dibidang hiburan. Karena menjadi pelengkap akomodasi wisata yang ada di Senggigi. Itu merupakan suatu upaya untuk membuat senggigi menarik minat para wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Senggigi memiliki konsep hiburan tersendiri. Tidak dapat disamakan dengan konsep pariwisata di daerah maupun di negara lainnya. Banyak pertimbangan yang perlu dipikirkan dengan matang dan aspek yang perlu dikaji.

“Penduduk daerah kita secara general merupakan muslim. Saya berharap entertain tidak dicampurkan dengan akomodasi. Entertain yah entertain. Karaoke dan spa tidak bisa disatukan. Begitu juga hotel dan karaoke ” kata Herman.

Disisi lain pengusaha juga mengeluhkan lemahnya pengontrolan oleh Pemerintah melalui Polisi Pamong Praja (Pol PP) Lobar. Mereka harap Pol PP bisa mengontrol dan sebagai pihak yang resmi melakukan pemeriksaan terkait perizinan dan legalitas usaha hiburan. Bukan oleh pihak lain yang tidak berwenang untuk itu.

“Pemerintah dan Aparat harus bersinergi untuk berupaya memaksimalkan kondusifnya kawasan wisata senggigi”. tandasnya. (Aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat