BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Aneh, Pengangguran Sedikit Tapi Angka Kemiskinan Kok Tinggi?

Kepala Bappeda Lobar, Dr H Baihaqi ssi
Kepala Bappeda Lobar, Dr H Baihaqi ssi

kicknews.today Lombok Barat – Kepala Bapedda Lobar DR H Baihaqi mengakui Lombok Barat masuk kategori daerah tertinggal. Predikat inilah kedepan yang berupaya diangkat oleh Pemda disebabkan tingkat kemiskinan masih termasuk tinggi secara nasional.

“Memang Lobar masuk kategori daerah tertinggal, itulah yang akan kita mau angkat supaya tidak lagi menjadi daerah tertinggal,“ kata Baihaqi

Ditingkat nasional dari 122 kabupaten/kota terdapat 80 kabupaten/kota masuk ketegori tertinggal, Lobar termasuk di dalamnya. Namun sejauh ini pihaknya telah berupaya secara maksimal untuk mengangkat Lobar dari status Daerah tertinggal itu. Bappeda telah mengidentifikasi jumlah kemiskinan 111 ribu lebih, dimana petani penyumbang terbesar kemiskinan yaitu hingga angka 90%.

” Ada juga data mencengangkan, tingkat pengangguran terbuka di Lobar kecil namun disisi lain tingkat kemiskinan tinggi. Seharusnya logikanya, jika tingkat pengangguran rendah maka kemiskinan juga rendah.” terangnya

Hal ini menandakan, distribusi pendapatan yang diperoleh masyarakat khususnya petani sangat rendah. Maka Pemda kedepannya melaksanakan berbagai program yang tidak lepas dari dukungan Pemerintah pusat. Diantaranya terkait erat dengan program Kementerian Desa yang tertuang dalam dokumen strategis dari 80 daerah yang masuk kategori daerah tertinggal.

“Tahun ini, sebanyak 20 kabupaten kota tertinggal akan ditangani termasuk Lobar, maka kami bersama pihak terkait akan merujuk pada program Kementerian Desa yang diyakini bisa membantu Lobar keluar dari status tersebut.” tandasnya.(aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Warga Desa Mambalan Gunung Sari Pertanyakan Raskin

Lombok Barat – Warga Desa Mambalan Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat mempersoalkan beras miskin (raskin) ...