BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Alasan Suami Tak Bekerja, Ibu Dua Anak Ini Jadi Bandar Sabu

Barang bukti shabu yang berhasil diamankan dari tangan RA
Barang bukti shabu yang berhasil diamankan dari tangan RA

kicknews.today Mataram, – Tim operasional Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, menangkap seorang wanita yakni ibu rumah tangga diduga berperan sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Direktur Ditserse Narkoba Polda NTB melalui Kasubdit III AKBP AA Gede Agung dalam jumpa persnya, Kamis (18/8), menyebutkan, pelaku yang memiliki dua anak ini berinisial RA (26), asal Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, RA mengaku sering melakukan transaksi jual beli narkoba jenis sabu dengan alasan untuk membantu perekonomian keluarga,” kata Gede Agung.

Bahkan RA juga mengaku kegiatan usaha itu terpaksa dilakoninya karena alasan si suami tidak memiliki pekerjaan tetap. Jadi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, tidak menjadi halangan RA untuk mengedarkan barang haram ini.

Lebih lanjut dari hasil penangkapan, anggota menemukan 12 klip plastik bening berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu-sabu. Berat keseluruhan barang bukti tersebut mencapai 7,94 gram.

“Barang bukti kami amankan dari lokasi penangkapan. RA kami tangkap saat berada di halaman rumah tetangganya,” ujar Gede Agung.

Berselang satu rumah dengan lokasi penangkapan, penggeledahan juga dilakukan pihak kepolisian di rumah pelaku. Namun, hasilnya tidak ada barang bukti yang mengarahkan pelaku sebagai pengedar.

Melainkan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah titipan oknum yang identitasnya sudah dikantongi penyidik.

“Tidak ada yang kami temukan di rumahnya, hanya barang bukti di lokasi penangkapan berupa narkoba jenis sabu-sabu, sebuah pipet plastik, uang Rp100 ribu yang diduga hasil transaksi dan dompet kecil warna merah muda yang diduga tempat pelaku menyimpan barang haram tersebut,” katanya.

Diketahui bahwa RA ditangkap pada Senin (15/8) siang, sekitar pukul 14.00 WITA oleh Tim operasional Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB.

Berdasarkan hasil tes urine, Gede Agung menyebutkan bahwa urine pelaku dinyatakan negatif. Namun karena perannya diduga sebagai pengedar, RA disangkakan terhadap Pasal 112 dan 114 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat empat tahun penjara. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Khutbah Idul Fitri, TGH Muharar: Tak Mungkin Ibadah Khusyu’ Kalau Tidak Aman

  Mataram – Suasana pelaksanaan solat Idul Fitri 1438 H, Minggu (25/6) di Lapangan Gajahmada ...