BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ratusan Juta Untuk Angkat Kompetensi Guide, Buruh dan Kusir KLU

salah seorang buruh di pelabuhan bangsal pemenang klu
salah seorang buruh di pelabuhan bangsal pemenang klu

kicknews.today Lombok Utara – Untuk membenahi SDM para Pelaku Pariwisata yang ada di Kabupaten Lombok Utara (KLU) Dinas Pariwisata KLU mengusulkan anggaran pembinaan sebesar Rp 300 juta.

Kepala Dinas Pariwisata KLU, Muhadi, mengatakan bentuk kegiatan seperti sosialisasi dan pembinaan sadar hukum saat ini diprioritaskan guna menopang sejumlah destinasi. Sebab, perkembangan pariwisata di KLU dianggap tidak seimbang dengan perkembangan SDM.

“Kita sudah usulkan Rp 300 juta di APBDP 2016. Semoga anggaran itu bisa lolos karena ini untuk pariwisata kita,” ujarnya.

Subjek sasaran, antara lain Guide, Buruh, Kusir Cidomo, hingga sejumlah penjual jasa lepas. Muhadi mengaku, saat ini masih banyak pelaku pariwisata yang belum sadar betul terkait pelayanan terhadap wisatawan.

“Kan tahu sendiri buruh di Bangsal bagaimana, nanti kita akan bina semua termasuk kusir cidomo yang ada di tiga Gili,” terangnya.

Menurutnya yang juga menjadi persoalan, adalah keberadaan buruh yang belum jelas (statusnya, red). Pasalnya, sejumlah buruh dikabarkan menjual kartu Serikat Pekerja Indonesia (SPI) untuk kepentingan pribadi.

“Ini yang jadi kendalanya, makanya besok harus benar-benar didata. Informasinya ada puluhan buruh di Bangsal,” pungkasnya.

Secara terpisah, Ketua SPI Lombok Utara, Sengrajib, menyambut positif hal itu. Bahkan, SPI sudah bekerjasama dengan Syahbandar dan telah membuat Tim pengawasan guna mengawasi buruh yang ada di Bangsal.

“SPI sudah diadopsi oleh Syahbandar. Buruh disana tidak boleh rusuh karena Bangsal merupakan gerbang masuk tiga gili,” ucapnya.

Sementara tentang adanya informasi kartu SPI yang dijual belikan, Sengrajib menampiknya. Pihaknya menegaskan terus memperketat pendataan buruh termasuk identitas kartu yang dikantongi.

“Tidak ada itu, nanti kalau sudah berjalan tentu kita akan perketat. Bahkan kita batasi buruh yang memilik kartu,” jelasnya.

Saat ini anggota SPI yang berada di Bangsal sebanyak 67 orang. Untuk keseluruhan di KLU jumlahnya kurang lebih mencapai seribu orang. SPI akan memaksimalkan dulu buruh di Bangsal sebelum di titik-titik lain.

“Kami maksimalkan dulu disana, memang saat ini sudah ada di Tanjung dan Bayan tapi belum maksimal betul,” tandas pria yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota Komisi III DPRD KLU itu. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Aneh, Dana Desa Disimpan di Rekening Pribadi Kepala Desa

  Lombok Utara – Informasi  Dana Desa (DD) yang disimpan di rekening pribadi kepala desa, ...