Jadilah yang Pertama Tau

Semangat Hari Kemerdekaan yang Persatukan Perpecahan

Gerak jalan indah salah satu lembaga pendidikan di Desa Jago dalam rangka menyambut HUT RI ke-71.
Gerak jalan indah salah satu lembaga pendidikan di Desa Jago dalam rangka menyambut HUT RI ke-71.

kicknews.today Lombok Tengah – Desa Jago merupakan salah satu desa yang berada di ujung utara Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Desa yang dianggap paling tua itu merupakan perbatasan antara Kecamatan Jonggat dan Kecamatan Batukliang.

Meski posisinya yang masih tergolong pelosok, namun tidak mau kalah dengan desa atau keluruhan yang tidak jauh dari pusat perkotaan. Hal itu dibuktikan dengan setiap menjelang bulan Agustus, desa tersebut selalu menggelar berbagai kegiatan dan lomba-lomba menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI terutama ke-71 tahun 2016 ini.

Beberapa tahun silam kegiatan itu sempat terhenti akibat terjadinya perbedaan pendapat antar beberapa pihak. Hanya saja dengan berjalannya waktu dan mulai tumbuhnya kesadaran sejumlah tokoh setempat, dibentuklah kesepakatan untuk kembali menggelar kegiatan yang diyakini mampu menyatukan perbedaan tersebut.

Tepat tanggal 8 Agustus lalu, terbentuklah panitia olimpiade olahraga dan seni yang diketuai H Ahmad Nasrullah, ST., MT. Beberapa mata lomba yang dipertandingkan seperti Lari, Mewarnai, Motorik dan Psikomotorik, Hafalan ayat pendek, sepak bola mini, bulu tangkis, tenis meja, catur, pidato bahasa inggris, gerak jalan tingkat SD/SMP dan SMK bahkan kategori umum akhirnya terselenggara.

“Kami membuat acara itu sesuai jadwal masing-masing hingga 15 Agustus untuk menyatukan masyarakat,” ungkap ketua panitia lomba sambut HUT RI ke-71 Desa Jago, H Ahmad Nasrullah, ST.,MT, Senin (15/8).

Kegiatan Lomba itupun disambut baik oleh beberapa kalangan. Sairah contohnya warga Dusun Aikja, ia sangat kagum atas inspirasi para pihak yang menginginkan persatuan.

“Ini hal luar biasa dan patut disambut baik,” katanya.

Pada puncak acara nanti akan digelar Apel detik-detik proklamasi dilapangan Kantor Desa, yang akan diikuti semua unsur, dan anak-anak sekolah. Desa yang berpenduduk 15.683 jiwa dengan jumlah kepala keluarga (KK) 4.953 dan terbagi dalam 19 dusun itu. Tentunya juga akan menjadi perhatian banyak pihak, terlebih jelang pemilihan kepala daerah juga pemilihan legislatif.

Desa jago merupakan pecahan desa Aik Mual tahun 1971 yang pada awalnya dulu kadesnya di Plt kan oleh Samsudin dari unsur Ketertiban Umum (Tibum) yang kini dikenal dengan sebutan Satuan Polisi Pamong Praja. Pada pemilihan kepala desa periode 1971-1974 diperebutkan oleh H Mahsun dan HL Wiratmaja atau Mamiq Ngoh dan dimenangkan Mamiq Ngoh. Sejak tahun itu, telah enam kepala desa devinitif yang menjabat, belum terhitung penjabat sementara (Pjs).

“Desa jago bisa dikatakan desa tertua memiliki luas wilayah 7053 hektare,” ujar Sekdes Jago H Muslim. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat