Jadilah yang Pertama Tau

Jika TGB Maju Ke DKI Maka Ahok Bisa Keok

Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi
Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi

kicknews.today Mataram–Beberapa bulan terakhir, persaingan ketat untuk merebut kursi Gubernur DKI Jakarta masih berkisar di dua nama yakni Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan Incumben Basuki Djahja Purnama alias Ahok.

Akan tetapi, eskalasi politik itu bisa berubah ketika nantinya muncul nama Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi yang akrab disapa TGB merupakan “Rival” terkuat mengalahkan Ahok.

Salah seorang pengamat politik asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Agus, S.Sos. M.Si, jika Gubernur akan dipasang oleh partai Demokrat maka eskalasi perpolitikan di DKI akan berubah total. Hal itu dikatakannya karena figur TGB sudah tidak diragukan lagi.Terlebih memiliki dua kapasitas yang jarang dimiliki semua orang yakni, seorang ulama dan umaroh.

“Dua kapasitas itu sangat melekat dan tidak dimiliki tokoh nasional lainnya,” ungkap mantan komisioner KPU NTB itu.

Selain sebagai Ulama dan Umaroh, sapaan TGB itu merupakan tokoh organisasi masyarakat (Ormas) Islam terbesar di NTB yang saat ini sudah berkembang ke tingkat nasional. Ditambah lagi dengan beberapa prestasi dan inovasi cukup sukses yang bisa dikatakan multikultural.

Disamping itu, jika dibandingkan dengan dua nama Risma dan Ahok. TGB jauh memiliki kemampuan mengelola managemen pemerintahan yang unggul. Namun, baginya Jakarta itu sangat unik yakni, salah satu daerah yang membutuhkan figur pemimpin multi talenta dan itu dimiliki TGB.

Seorang Dosen di Universitas Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram tersebut mengaku, keberhasilan Gubernur NTB terkesan kurang ditangkap oleh partainya sendiri. Mestinya partai lebih jeli dan mengusung calon dari internal atau kader, tidak ikut-ikutan mendukung atau gabung partai lain hanya mencari posisi. Lebih parahnya, keberhasilan dan inovasi-inovasi TGB selama ini kurang terekspose dimedia massa sehingga jarang muncul.

“Selain jarang terekspose, dukungan materil juga terkesan kurang mendukung,” katanya. Oleh karenanya, sebagai masyarakat NTB mendorong serta mendukung TGB untuk maju berkompetisi di Pilgub DKI Jakarta.

Sedikit berbeda dengan disampaikan tokoh masyarakat NTB, Drs H Ikrom. Dirinya menilai TGB merupakan aset nasional justru, tidak hanya diandalkan untuk di DKI saja melainkan dari sepak terjang dalam memimpin bisa menjadi Menteri bahkan kepala negara.

Apa yang disampaikannya itu bukan sekedar ingin mengangkat atau memamerkan kemampuan figur pempimpin daerah dikenal dengan sebutan Seribu Masjid ini melainkan, memang TGB merupakan Hafiz dan Ahli Tafsir yang diakui oleh guru besar Quraisihab.

“Jika seorang pemimpin ahli tafsir dan hafiz, maka tidak berat menyusuaikan diri dan mampu membangun Indonesia, apalagi sekedar DKI,” cetusnya.

Menurut Ikrom, yang menjadi persoalan pada TGB sendiri, apa yang menjadi keberhasilan tidak pernah terpublikasi media dan terkesan dirinyapun tidak peduli akan ekspose. Malah, lebih ingin menonjolkan kenirja dalam membangun.

Dia memaparkan beberapa hal yang bisa dirasakan masyarakat selama dua periode kempemimpinan TGH M Zainul Majdi tersebut yakni bagaimana pengembangan ekonomi bisa diatas nasional dan itu obyektif.

Sementara itu, selaku tokoh Agama sekaligus ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdatul Ulama (NU) NTB TGH M Taqiudin Mansyur mengatakan, sebenarnya sangat bisa malah mampu bersaing ditingkat DKI. Hanya saja, persoalan kalau saat ini mau maju sudah terlambat.

Dia mengaku, melihat pola managemen pengelolaan pemerintahan TGB sudah sama-sama kita ketahui sukses menjalankan beberapa program. Dibandingkan Risma dan Ahok masih jauh lebih mampu TGB. Yang jadi perbedaan, Risma dan Ahok menang dipublikasi, sedangkan TGB sangat minim sehingga, kurang dikenal. ” Terlalu jauh kalau mau ke DKI, dan butuh dukungan kuat,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat