BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Anak Muda Rawan Lho Kerasukan Paham Radikal

Duta Humas Polda NTB berselfi dengan siswa SMAN 2 Praya
Duta Humas Polda NTB berselfi dengan siswa SMAN 2 Praya

kicknews.today Mataram – Benar seperti istilah yang kita dengar. Masa muda, remaja, atau apalah sebutannya, masih labil. Sebab pada posisi ini, anak muda sedang dalam pencarian identitas. Nih, kawan muda diingetin agar waspada, salah satunya dari pengaruh paham radikal.

Hal itu terungkap dalam kegiatan sosialisasi yang dikakukan oleh Humas Polda NTB bekerja sama dengan Babinsa dan Polsek Praya Lombok Tengah, Kamis (11/8). Kegiatan berjudul “Deradikalisme”, berlangsung di SMAN 2 Praya. Kegiatan bertujuan untuk memerangi paham-paham radikal di kalangan masyrakat terutama para pemuda yang masih rentan di pengaruhi oleh pemahaman yang extrimis.

Respon sekolah dan pondok pesantren yang mendapat kunjungan begitu antusias. Terlihat dari sambutan para siswa-siswi di masing-masing sekolah pada kegiatan yang diprakarsai Humas Polda NTB bersama dengan Duta Polda NTB itu.

“Meskipun kunjungan ini dadakan, tapi kami sangat berterima kasih kepada pihak Humas Polda NTB, kegiatan seperti ini sangat baik untuk di lakukan demi menjauhkan anak anak kita dari pemahaman yang radikal, terutama pemahaman tentang ISIS, permusuhan antar kultur baik secara nasional dan internasional ini sangat berbahaya bagi anak-didik kita,”ungkap Drs.H.Ahmad Dimiyati Spd, Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Praya.

“Dalam hal ini kami merasa sangat di perhatikan Pihak Polda NTB, melalui jajaran Humas Polda NTB untuk tidak lengah dalam dunia pendidikan, untuk terus mengontrol anak anak kita dalam dunia pendidikan dengan kerja sama yang baik antra pihak Kepolisian dan Dunia Pendidikan,” lanjut Ahmad Dimiyati.

Pemahaman ISIS yang mulai masuk ke wilayah indonesia membuat aparat Kepolisian bekerja keras untuk menghalau datangnya pemahaman radikal ini. Hal ini bertujuan untuk menghidari generasi muda indonesia untuk tidak cepat terpengaruh dalam pemahaman yang salah dan berkedok agama.

Pihak sekolah berperan aktif dalam menghalau masuknya paham radikal dengan memberikan pemahaman-pemahaman yang benar tentang agama.

“Bapak dan ibu guru bahu membahu untuk memberikan pemahaman yang benar tentang agama agar anak didik kita, agar tidak mudah terpengaruh dengan pemahaman yang salah dan menjaga toleransi antar umat beragama, toleransi internal uamat beragama, oleh karna itu kita selalu mengadakan pengajian Al-quran dan memberikan nasehat serta pemahaman tentang agama,” tutup Ahmad Dimiyati.

Kegiatan kontra radikal Humas Polda NTB dan Duta Polda NTB berakhir dengan pembagian brosur tentang pencegahan masuknya paham radikal. Para Duta beserta semua pihak yang terlibat berpoto selfie bersama para siswa di sekolah yang di kunjungi.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Polda NTB Perkuat Bali Antisipasi Dampak Bencana Gunung Agung

  kicknews.today – Sebanyak 71 personil lengkap dengan peralatan, sarana dan prasarana disiapkan Polda NTB ...