BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ratusan Usaha Wisata Tak Berijin di KLU, Pemerintah Kecolongan 15 Miliar

Suasana wisata gili trawangan, KLU
Suasana wisata Gili Trawangan, KLU

kicknews.today Lombok Utara – Tercatat ada 600 usaha wisata beroperasi tanpa izin diseluruh Kecamatan Lombok Utara. Angka tersebut berdasarkan pendataan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Lombok Utara (KLU).

“Sekitar 600 usaha wisata dan 115 ada di tanah Gili Trawangan,” ungkap Kepala KPPT KLU, H. Sumadi, Kamis (11/8).

Dari ratusan usaha wisata itu diperkirakan retribusi melalui sektor perizinan yang tidak bisa tertagih mencapai angka Rp 15 miliar.

“Kalau ini bisa tertagih bukan tidak mungkin PAD kita mencapai Rp 100 miliar per tahun,” katanya.

Sumadi menjelaskan, langkah yang akan diambil yakni dengan melayangkan surat yang bersifat himbauan kepada pengusaha. Pihak KPPT akan menunggu selama 3 bulan sejak surat itu dikeluarkan.

“Kalau tidak ada respons sampai akhir tahun tim penertiban yang akan turun tangan,” terangnya.

Sumadi tak menampik jika banyaknya usaha wisata yang tidak mengantongi izin itu lantaran warisan peninggalan dari Lombok barat.

“Karena dulu disini belum ada KPPT juga jadi pengusaha banyak yang tidak mengurus izin,” cetusnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari KPPT KLU, di Kecamatan Bayan terdapat 52 usaha wisata. Yang belum berizin sebanyak 39 dan yang berizin 13 usaha. Di Kecamatan Gangga terdapat 7 usaha wisata. Yang berizin 3 dan yang belum 4. Sementara Kecamatan Tanjung, ada 62 usaha wisata, yang berizin 39 dan yang belum 23 usaha. Untuk Kecamatan Kayangan, tidak ada usaha wisata.

Sementara di Kecamatan Pemenang bagian darat, terdapat 46 usaha wisata dan yang berizin sebanyak 23 dan yang tak berizin 23. Untuk Gili Trawangan terdapat 565 usaha, yang berizin 223 dan yang tidak berizin 342. Di Gili meno terdapat 122 usaha wisata dan yang telah berizin 48 dan yang belum 74. Untuk Gili Air, terdapat 209 usaha yang sudah berizin 79 dan yang belum 130 usaha.

“Izin yang belum diurus macam-macam, dari 600 itu meliputi hotel kelas melati, restaurant, cafe, kolam renang, spa, bar dan lain sebagainya,” tutup Sumadi. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Lahan Penanggulangan Sampah Tiga Gili Siap, Tapi…

  Lombok Utara – Bupati Kabupaten Lombok Utara, H Najmul Ahyar menyampaikan, pihaknya saat ini ...