Jadilah yang Pertama Tau

Waspada… Begal di Lombok Tengah Menyasar Remaja

Tersangka begal yang diamankan, Belakang. Depan Panit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKP Tauhid bersama Kasubid Penmas Kompol I Dewa Gria saat Press Release di Polda NTB
Tersangka begal yang diamankan, Belakang. Depan Panit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKP Tauhid bersama Kasubid Penmas Kompol I Dewa Gria saat Press Release di Polda NTB

kicknews.today Mataram – Kasus pencurian dan kekerasan (Curas) terhadap remaja mulai marak terjadi. Baru-baru ini seorang anak yang masih duduk di bangku SMA menjadi korban curas. Pelakunya M bersama B, seorang residivis yang telah tertangkap dan di tahan di Polsek Praya, Selasa (9/8).

Selain remaja, sasaran pelaku juga wisatawan asing. “Kedua tersangka melakukan kejahatan dengan modus menunggu anak-anak yang baru pulang sekolah di jalan-jalan yang sepi dan langsung merampas kendaraan yang digunakan korban,” ungkap Panit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKP Tauhid, Rabu (10/8).

Kedua tersangka yang merupakan spesialis kejahatan dengan kekerasan ini tidak segan-segan untuk melukai korbanya. Hal ini membuat warga di sekitar menjadi geram terhadap kedua pelaku.

“Pelaku yang kebetulan melakukan aksinya di dekat rumah warga dan diketahui oleh warga sekitar langsung di tangkap. Namun salah satunya dapat melarikan diri dan baru kami tangkap,” ungkap Tauhid.

Pada saat di tangkap salah satu pelaku berhasil melarikan diri. Namun B, tertangkap oleh warga dan di serahkan ke Polisi. Melalui tersangka B Polisi terus mengembangkan kasus ini, sehingga A dapat tertangkap di daerah Sekotong.

“Kami mengembangkan kasus ini melalui tersangka B hingga teman tersangka yakni B dapat kami tangkap di daerah sekotong,” lanjut Tauhid.

Pihaknya berharap para orang tua tidak membiarkan anaknya jalan sendiri membawa kendaraan, karena ini dapat memicu kejahatan. Belajar dari kasus ini orang tua harus lebih waspada dalam memberikan fasilitas untuk anak yang masih belum cukup umur.

Kini tersangka sudah dalam penanganan Polisi dan kasus ini akan di kembangkan lebih lanjut untuk mengetahui TKP lain dan korban-korban yang lain. Hukuman yang akan di kenakan kepada tersangka yaitu Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat