BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kenaikan Harga Ayam di Mataram Masih Jadi Tanda Tanya

Ilustrasi ayam
Ilustrasi ayam

kicknews.today Mataram – Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, belum mengetahui penyebab kenaikan harga daging ayam broiler yang saat ini mencapai Rp40 ribu per kilogram bahkan lebih.

“Terus terang saya belum tahu penyebab kenaikan harga daging ayam ini, karena kami belum sempat turun melakukan pengawasan,” kata Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Mataram H Mutawalli di Mataram, Rabu (10/8).

Ia mengakui, dirinya belum dapat melakukan pengawasan karena dia sibuk mengurus berbagai administrasi dan ikut beberapa tes seleksi penjaringan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram menggantikan HL Makmur Said.

“Dari hari Senin saya berencana akan turun, tetapi belum bisa karena masih sibuk mengikuti tes seleksi sekda,” katanya menjelaskan.

Namun demikian, pihaknya, benjanji segera memerintahkan bawahannya melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap penyebab kenaikan harga daging ayam broiler di pasaran.

“Insha Allah jika tidak sore ini, paling lambat besok kami akan memberikan jawaban atas kondisi harga daging ayam broiler,” katanya.

Sementara menyinggung tentang harga daging sapi yang hingga kini masih bertahan Rp120 ribu per kilogram, Mutawalli menjelasakan hal itu terjadi karena tingginya permintaan.

“Stok normal, sementara pemotongan di rumah potong hewan (RP) terus meningkat. Hari ini di RPH Majeluk sapi yang dipotong 26 ekor, sedangkan RPH Sekarbela 30 ekor,’ katanya.

Sementara pada minggu-minggu sebelumnya pemotongan perhari berkisar 18-20 ekor per hari, sehingga itu menjadi indikasi tingginya permintaan.

Apalagi, lanjutnya, setelah Idul Fitri setiap tahunnya biasanya menjadi musim nikah, dan musim haji. Dimana, warga di Pulau Lombok biasanya melaksanakan selamatan dengan acara besar-besaran.

Dikatakan, tingginya, harga daging sapi saat ini juga karena banyaknya kegiatan nasional yang berlangsung di Kota Mataram seperti Hari Anak Nasional dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional dan tanggal 21 Agustus 2016 ada Jambore PKK dengan jumlah tamu mencapai ribuan orang.

“Jadi pedagang Sate Rembige, bakso, sate bulayak, bebalung dan makanan khas Lombok lainnya yang berbadan baku daging sapi laris manis,” sebutnya.

Melihat peluang itu, katanya, para pengusaha sapi tentu belum mau menurunkan harga jual daging sapi, apalagi saat ini sudah mendekati Idul Adha atau Idul Kurban.

“Kami bahkan memprediksi penurunan harga daging sapi akan terjadi setelah Idul Adha,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Kerja Malas, Gaji Puluhan Tukang Sapu di Mataram Ditunda

  Mataram – Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menetapkan sanksi penundaan pembayaran ...