BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ini Hasil Survei Diskoperindag Terkait Jajanan “Bikini” di Mataram

Mie Bikini
Mie Bikini

kicknews.today Mataram – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, tidak menemukan peredaran jajanan “bikini” (bihun kekinian) dengan tag line “remas aku” beredar di kota itu.

“Setelah kami turun ke sejumlah pasar modern, warung dan pasar tradisional selama dua hari, kami tidak menemukan peredaran jajanan bikini itu,” kata Kepala Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram Taufiqurrahman di Mataram, Rabu (10/8).

Menurutnya, beberapa pasar modern yang didatangi tim Diskoperindag pada Senin dan Selasa (8-9/8) antara lain Alfamart, Indomaret dan Giant, sedangkan pasar tradisional adalah Pasar Cakranegara, Pagesangan dan Kebon Roek.

Ia mengatakan, meskipun dalam dua hari itu timnya tidak menemukan peredaran mi bikini akan tetapi dia belum dapat menjamin Kota Mataram bebas dari peredaran mi bikini.

“Kita belum bisa menjamin Mataram bebas peredaran jajanan bikini, karena kita hanya mengambil beberapa sample pasar sementara sistem pemasaran yang digunakan pelaku adalah ‘online’,” ujarnya.

Dia menilai, pengawasan terhadap pemasaran “online” ini lebih berat dibandingkan dengan pengawasan pasar biasa, sebab pedagangan “online” terjadi langsung antarmasyarakat melalui dunia maya.

“Tetapi kita berharap dan berdoa saja agar Mataram benar-benar terbebas dari peredaran jajanan bikini itu,” katanya.

Apalagi dari informasi media yang diterima, pelaku mi tersebut sudah diamankan, dan memang benar kalau jajanan yang katanya diproduksi oleh mahasiswa itu melanggar aturan perdagangan.

Dimana selain, tidak memiliki izin edar dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), juga mengandung unsur pornografi.

“Itu menjadi satu pelanggaran karena menurut aturan barang-barang yang beredar tidak boleh mengandung hal-hal yang dapat meresahkan masyarakat,” katanya.

Terkait dengan itu, Taufikurrahman mengingatkan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat membeli berbagai produk dengan melihat izin edar dan masa kedaluwarsa sehingga tidak merugikan konsumen. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Jelang Lebaran, Warga Lombok Utara serbu Pasar Murah

  Lombok Utara – Dinas Koperasi dan Perdagangan Lombok Utara kembali menggelar pasar murah untuk ...