Waduh…Masih Saja Ada Penyelundupan Burung

Ilustrasi penyelundupan burung
Ilustrasi penyelundupan burung

kicknews.today Lombok Barat – Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Lembar dan Balai Karantina Pertanian Mataram berhasil menggagalkan penyelundupan 1.700 ekor burung ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (2/8).

Kepala Polisi Sektor Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Lembar Ipda Jasa Yulianto, di Lombok Barat mengatakan ribuan ekor burung dengan jenis berbeda-beda tersebut terbungkus dalam kardus yang disimpan dalam bagasi bus Tiara Mas yang akan menuju Surabaya, Jawa Timur.

“Kami menyita semua burung tersebut karena tidak dilengkapi dokumen dan terdapat beberapa jenis satwa dilindungi undang-undang, seperti komodrong dan kecial kumbuk,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan dari sopir bus Tiara Mas. Dari pengakuan yang diperoleh, ribuan burung tersebut dinaikkan di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

“Kami akan kembangkan kasus ini berdasarkan keterangan sopir bus,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Wilayah Kerja Pelabuhan Lembar Balai Karantina Pertanian Mataram drh I Gede Andhi Suprapta, mengatakan sebanyak 1.700 ekor burung yang akan diselundupkan menggunakan 56 kardus tidak dilengkapi dengan dokumen resmi.

Beberapa jenis burung yang akan diselundupkan masuk kategori satwa dilindungi. Hanya saja, lanjut Andhi, kewenangan untuk proses pidana ranahnya Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB.

“Kami akan koordinasikan masalah penyelundupan ribuan burung ini dengan BKSDA NTB,” ucapnya.

Balai Karantina Mataram, kata dia, juga akan mengembangkan kasus ini, apakah ada kaitannya dengan kasus penyelundupan sekitar 1.630 ekor burung tanpa dokumen resmi ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Lembar pada Mei 2016 menggunakan bus Titian Mas jurusan Bima-Jakarta.

KP3 Lembar juga sebelumnya mengamankan 27 boks berisi ribuan ekor burung yang juga akan diselundupkan ke Pulau Jawa tanpa dokumen resmi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat