BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Gak Perduli Tempat Ibadah, Tetep Saja Disasar Pencuri

empat tersangka kasus pencurian di rumah ibadah setelah ditangkap polisi
empat tersangka kasus pencurian di rumah ibadah setelah ditangkap polisi

kicknews.today Mataram – Kasus pencurian di tempat ibadah kembali terjadi. Kali ini menimpa Gereja Pantai Kosta yang ada di jalan Pariwisata Mataram. Kasus pencurian ini cukup menghebohkan warga sekitar, hal ini di karnakan modus pencurian sangat rapi dan tidak di sangka-sangka oleh warga.

Awalnya para tersangka sudah merencanakan akan melakukan pencurian di Gereja Pantai Kosta. Setelah mereka memantau lokasi dan melihat kondisi bahwa disekitar gereja sepi dan aman ke lima tersangka langsung melancarkan aksinya. ke lima tersangka adalah SP(38), YN(25), IW(32), RL(26) dan YD(28). IW, RL dan SP bertugas sebagai eksekutor yang masuk kedalam gereja untuk mengambil barang curianya, sedangkan YN dan YD menunggu di luar untuk memantau situasi.

“Kecurigaan polisi muncul setelah salah satu pelaku mengunakan tato yang ada di lengan kanan yang terekam CCTV. Pelaku tersebut adalah SP” ungkap Kapolsek Mataram AKP taufik di Polsek Mataram(28/6).

Melalui SP inilah Polisi trus mengembangkan penyelidikan yang akhirnya kurang dari 12 jam 3 pelaku berikutnya di tangkap oleh tim gabungan Polsek dan Polres Mataram.

Barang bukti yang di temukan berupa 2 gitar listrik, 2 keyboard, dan 2 buah lcd tv serta beberpa perlengkapan gereja yang total nilainya sekitar 100.000.000 rupiah. “Kami awalnya menitipkan barang tersebut dirumah salah seorang warga yang tinggal di Pemenang Lombok Utara sebelum kami jual” ungkap SP salah seorang tersangka pelaku.

Namun salah satu dari kelima tersangka berhasil melarikan diri yaitu IW(32), dan masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Ke empat tersangka yang berhasil ditangkap kini mendekam disel tahanan Polsek Mataram untuk segera menjalani proses selanjutnya guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka terancam dijerat pasal 363 KUHAP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara. (mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Jaga Mataram Tetap Kondusif dari Isu Hoax, Kapolres Keluarkan Maklumat ini

  Mataram – Hampir semua wilayah di Indonesia sempat dilanda gangguan isu penculikan anak, Kota ...