Empat Terdakwa Dugaan Kasus Pembelian Lahan Transmigrasi Lotim Dituntut 18 Bulan

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Ke empat terdakwa kasus dugaan pembelian lahan transmigrasi di Desa Jeringo Lombok Timur dituntut masing-masing 1 tahun 6 bulan penjara. Hal ini disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTB Hendraman SH. Dalam peroses persidangan ke empat terdakwa di wajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar 341.000.000 rupiah.
Empat tersangka yang dimaksud adalah mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur berinisial AR yang berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berinisial RM, yang saat itu menjabat sebagai mantan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur. Kepala Dusun Jeringo Timur berinisial AK dan HM yang saat itu menjabat sebagai salah seorang Anggota Dewan di Kabupaten Lombok Timur.

“Proses pengembalian kerugian negara tersebut akan dilakukan pasca persidangan di depan Majelis Hakim.” Ungkap JPU Hendarman yang ditemui wartawan di Gedung Kejati NTB. (27/7)

“HM berperan sebagai penalang dana proyek pengadaan sebelum dana dari pemerintah tahun 2006-2007 cair. Kemudian tanah yang di beli atau ditalangi oleh HM ini tidak jelas letak yuridisnya dan batas-batas tanahnya.” Kata Hendarman. (mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat