Kapal Bermuatan Penuh TKI yang Tenggelam Ternyata Lewat Jalur Illegal

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Penyelidikan awal kapal TKI yang dilaporkan tenggelam  Minggu (24/7) pukul 05.00 waktu setempat itu, diduga kapal tidak melalui jalur resmi alias illegal. Kapal tersebut dalam pejalanan dari Johor menuju ke Batam dan dimuati 62 orang.

“Diduga kuat kapal yang tenggelam adalah kapal yang berlayar tidak resmi (jalur belakang),” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal, Minggu malam. Meski didiuga lewat jalur tak resmi, KJRI Johor yang mendapat laporan, langsung melakukan tindakan dengan bantuan penyelamatan.

Tim penyelamat kemudian menemukan 34 WNI selamat, dengan jumlah rincian korban 26 pria dan 8 wanita.  “Serta 8 WNI meninggal dunia di Pantai Batu Layar, Johor, Malaysia. Mereka adalah TKI korban kapal yang tenggelam,” sebut Muhammad Iqbal dalam informasi terbarunya.

Selain melakukan wawancara dengan korban yang selamat, Tim juga sempat bertemu pihak imigrasi dan kepolisian. Sejauh ini kedua otoritas tersebut sepakat untuk mempermudah proses pemulangan meski mereka melalui jalur illegal. Karena itu KJRI saat ini sudah mulai menyiapkan dokumen perjalanan bagi para korban, termasuk asal NTB.

Dengan ditemukannya korban selamat, dengan demikian saat ini masih 20 penumpang lainnya yang dalam proses pencarian oleh Tim SAR. Dari 34 orang yang sejauh ini berhasil diselamatkan diketahui berasal dari NTB 10 orang, Jawa Timur 9, Aceh 4 orang, Sumatera Utara 4 , NTT 3 orang, Banten 2, Jambi 1 dan Sumatera Barat 1. Sebelumnya, Iqbal mengungkapkan, sejak tahun 2013 sekurangnya sudah terjadi 7 kali peristiwa tenggelamnya kapal pengangkut TKI tidak berdokumen melalui jalur tidak resmi. Dari tujuh peristiwa tersebut tercatat sekurangnya 152 orang meninggal dunia dan hilang. (bh)

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat