Inilah Kenapa Lombok Dikatakan “Serambi Madinah”

spanduk dukungan umat hindu di acara MTQ nasional
spanduk dukungan umat hindu di acara MTQ nasional

kicknews.today Mataram – Jika aceh dikenal dengan sebutan “Serambi Mekah” maka Lombok sangat layak untuk dikatakan sebagai “Serambi Madinah”. Bagaimana tidak, di pulau dengan pesona alamnya yang memukau, penduduk setempat juga sangat bertoleransi, hormat-menghormati dan saling mendukung satu-sama lain bahkan untuk umat yang berbeda agama.

Sejak zaman Rasulullah, kota Madinah dikenal dengan kemajemukannya dalam beragama tetapi dapat bersatu, bahu membahu untuk kemajuan Madianah, begitu pula di Lombok.

Satu contoh kongkrit yang dapat kita saksikan saat ini adalah ketika Lombok terpilih sebagai tuan rumah perhelatan akbar MTQ tingkat nasional, umat hindu yang tinggal di Lombok juga sangat mendukung kegiatan tersebut.

I Dewa Gria seorang tokoh masyarakat di lingkungan Cakranegara Utara menegaskan mengenai dukungan umat hindu di wilayahnya tersebut terhadap acara yang sebentar lagi akan berlangsung ini, Jumat (22/7).

“Sejarah panjang mencatat bahwa semua umat beragama di pulau Lombok dapat hidup berdampingan tanpa ada masalah soal keyakinan” ujar Dewa.

Dia mengatakan, hal ini dirasakan karena kedewasaan sikap, pikir dan tingkah laku masyarakat Lombok yang sangat tinggi sehingga keramahan tak pernah lekang dari pola pergaulan antar indifidu maupun kelompok di sini.

“Saya punya banyak sahabat muslim, bahkan tetangga saya juga muslim, ketika saya atau umat hindu secara besar mengadakan acara, mereka membantu kami, dan kami pun seperti itu” jelasnya.

Maka bagi Dewa dan umat hindu lainnya di Lombok, sudah sepatutnya mendukung penuh acara MTQ tingkat nasional yang diadakan ini.

“Apalagi acara ini untuk kebaikan bersama, kemajuan daerah bersama, kami akan sangat mendukung kegiatan MTQ ini, bahkan kalau ada kebutuhan apapun yang sekiranya kami dapat lebih banyak membantu, dengan senang hati akan kami upayakan”  lanjut Dewa.

Alangkah indahnya kebersamaan, dapat saling memahami, menghormati dan menghargai antara satu keyakinan dengan keyakinan lainnya karena sesungguhnya perbedaan adalah salah satu wujud rahmat Tuhan untuk kita saling mengenal dan memperkaya pengetahuan. (ddt)

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat