Pasutri Tersangka Pembunuh Pengusaha P21

Foto : JM dan EW, pelaku pembunuhan di Ampenan (kicknews.today)
Foto : JM dan EW, pelaku pembunuhan di Ampenan (kicknews.today)

kicknews.today Mataram – Suami-istri berinisial JM (30) dan EL (29), tersangka pembunuh pengusaha asal Kabupaten Sumbawa Barat H Ahmad Alfan, dilimpahkan kepolisian ke Kejaksaan Negeri Mataram bersama berkas perkaranya.

Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto kepada wartawan, Rabu, mengatakan bahwa pelaksanaan tahap II, yaitu penyerahan berkas perkara dan kedua tersangka dilaksanakan pada Rabu (20/7) pagi.

“Pagi tadi barang bukti dan kedua tersangka dilimpahkan dengan pengawalan dari anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mataram,” kata Heri.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tahap II kasus yang menjerat pasangan suami-istri ini, setelah pihak jaksa peneliti dari Bagian Pidana Umum Kejari Mataram, menyatakan berkas perkaranya lengkap (P-21).

“Karena berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap, jadinya kita limpahkan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Mataram Safwan Wahyopie.

Dia membenarkan pada Rabu pagi, kejaksaan menerima pelimpahan berkas perkara dan kedua tersangka langsung dari Satreskrim Polres Mataram.

“Sore kedua tersangka kami bawa ke Lapas Mataram sebagai tahanan titipan hingga 20 hari ke depan,” kata Safwan.

Untuk itu, dalam kurun waktu 20 hari kedepannya, Kejari Mataram akan menyiapkan pemberkasan perkara agar dapat segera dilimpahkan ke pengadilan.

Kkedua tersangka diduga melancarkan aksi pembunuhan berencana. Keduanya merencanakan pembunuhan di kawasan Pantai Mapak, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, pada pertengahan April lalu.

Suami EL, yakni JM yang diduga mengeksekusi korban hingga tewas ditempat. Hal itu sesuai dengan barang bukti yang ditemukan polisi berupa pisau belati yang masih menempel bercak darah korban dan sidik jari yang diduga milik EL.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kedua tersangka, EL mengaku tidak ada niatan membunuh korban. Melainkan cemburu setelah mengetahui istrinya memiliki hubungan gelap dengan korban.

EL menganiaya korban hingga tak sadarkan diri. Mengetahui hal itu, JM dengan spontan mengeluarkan sebilah pisau belati dan memberikannya kepada EL yang kemudian menikam hingga korban tewas.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat