Jadilah yang Pertama Tau

Isu Listrik Jadi Atensi Jelang MTQ

H Mohan Roliskana (kicknews)
H Mohan Roliskana (kicknews)

kicknews.today Mataram – Para pengusaha hotel di Kota Mataram mengingatkan pemerintah setempat agar tidak melakukan pemadaman listrik selama kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional pada 27 Juli-7 Agustus 2016.

“Kami berharap agar pemerintah bisa berkomitmen untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama MTQ. Tadi malam saja sempat terjadi pemadaman dan semoga itu tidak terjadi saat MTQ,” kata Ketua Asosiasi Hotel Mataram Reza Bovier di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (21/7).

Pernyataan itu disampaikannya dalam pertemuan pengusaha pariwisata yakni pengusaha hotel, restoran dan biro perjalanan se-Kota Mataram dengan jajaran Pemerintah Kota Mataram yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

Menurutnya, listrik ini merupakan penunjang utama dalam mendukung suksesnya kegiatan MTQ, tidak hanya fokus di pusat acara di Islamic Center (IC), akan tetapi di hotel-hotel kebutuhan listrik sangat penting.

Mengingat, berbagai aktivitas hotel dilakukan selama 24 jam, termasuk untuk suplai makanan, “laundry”, AC menyala 24 jam, serta ruang-ruang pertemuan akan digunakan 24 jam.

Jika listrik padam, katanya, pastinya berdampak pada semua aktivitas di hotel terutama suplai makanan, sementara peserta harus kenyang dari hotel agar bisa berlomba secara maksimal.

“Karena itu, untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu MTQ yang rencananya berada selama 10 hari, listrik harus tetap menyala,” katanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Rolisakan mengatakan, masalah listrik ini sudah menjadi komitmen dan atensi bersama.

Bahkan Gubernur NTB, katanya, sudah mengingatkan pihak PLN untuk tidak memadamkan listrik selama MTQ, dan PLN juga telah berkomitmen menjamin tidak ada pemadaman.

“Kita pegang saja apa janji gubernur dan komitmen dari PLN karena haparan kita sama yakni menyukseskan MTQ untuk mencapai target tiga sukses, sukses penyelenggaran, sukses pencitraan dan sukses ekonomi,” ujarnya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat