BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ini Upaya Pemkot Mataram Meriahkan MTQ

MTQ Nasional di Islamic Center
MTQ Nasional di Islamic Center

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan memasang sekitar 2.500 lampion bernuansa religi sebagai aksesori kota dalam rangka semarak Musabaqah Tilawatil Quran ke-26 tingkat Nasional pada 27 Juli-7 Agustus 2016.

“Lampion religi yang sudah terpasang saat ini baru 33 unit di Jalan Langko depan Islamic Center (IC) yang merupakan pusat pusat kegiatan MTQ, sedangkan sisanya ditargetkan rampung pada Minggu (24/7),” kata Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram H Kemal Islam di Mataram, Kamis (21/7).

Dikatakan, sekitar 2.500 lampion bernuansa religi itu akan dipasang di Jalan Langko, Jalan Udayana, Jalan Airlangga serta Jalan Pejanggik Cakranegara.

Untuk di Jalan Langko, Jalan Udayana, dan Jalan Airlangga, lanjutnya, pemasangan dilakukan oleh Pemerintah Kota Mataram dengan total sebanyak 1.200 lampion.

“Sisanya akan dipasang Paguyuban Warga Tionghua, sebagai bentuk partisipasi mereka mendukung kegiatan MTQ terutama di Jalan Pejanggik kawasan Cakranegara,” sebutnya.

Selain memasang ribuan lampion, Dinas Pertamanan juga memasang sejumlah “neon box” di sepanjang Jalan Udayana yang juga bernuansa religi.

“Setiap pesan di ‘neon box’ diambil dari Al Quran dan Hadis untuk menambah nuansa Islami di Kota Mataram yang bermotokan maju, religius dan berbudaya,” ujarnya.

Menurut Kemal begitu dia disapa, jumlah “neon box” yang akan dipasang sekitar 30 unit, sementara yang sudah terpasang saat ini sebanyak 26 unit.

“Anggaran yang kita gunakan untuk pemasangan lampion, ‘neon box’, serta beberapa aksesori kota lainnya sekitar Rp400 juta,” sebutnya.

Di sisi lain, untuk mendukung semarak MTQ di kota ini, pihaknya juga telah menggambar beberapa tembok dengan mural bertemakan MTQ, salah satunya tembok samping bekas Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP).

“Tujuannya, agar tembok pada bangunan yang sudah tidak terpakai itu tidak terkesan kumuh akibat adanya coretan-coretan yang dilakukan okum tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara, untuk tembok di bekas lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Mahoni dilakukan pengecatan serta menanaman bunga dengan pot serta pohon ketapang kencana.

“Pasalnya setelah MTQ, kawasan tersebut akan kembali ditata untuk pembuatan lapak PKL permanen,” kata Kemal. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Terpesona Pada Mandalika Lombok Emir Qatar mau Investasi, Jokowi Tahan Harga

kicknews.today – Presiden Joko Widodo mengatakan Emir Qatar Syah Tamim tertarik menanamkan modal di Kawasan ...