Saat Razia, Warga Bima Todong Aparat Pake Senpi

Muslimin saat dibekuk anggota Sat Lantas Polres Dompu
Muslimin saat dibekuk anggota Sat Lantas Polres Dompu

kicknews.today Dompu – Muslimin (25) Warga Tolo Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima terpaksa diamankan di Polres Dompu. Pemuda ini, nekat todong Sat Lantas Polres Dompu menggunakan Senjata Api (Senpi) rakitan saat menggelar razia.

Warga Bima ini, awalnya melaju motor Yamaha Mio miliknya untuk kembali ke Bima. Namun dia dihadang Sat Lantas, lantaran tidak menggunakan helm. panik, akhirnya Muslimin mengeluarkan senpi laras pendek.

”Warga Bima ini juga sempat todong Sat Lantas dengan senpi,” beber Kasat Reskri Polres Dompu, AKP. Priyo S, S.Ik kemarin Lanjutnya, Didalam Senpi terisi satu peluru dengan ukuran F16. Barang Bukti (BB) lainnya berupa uang Rp. 2 juta dan pakaian pelaku.

”Kita juga menemukan kunci letter T di dalam celana pelaku,” bebernya lagi.

Sesuai hasil introgasi penyidik Reserse Kriminal (Reskrim), ternyata pelaku merupakan sindikat curanmor diwilayah Dompu dan Bima. Bahkan dalam aksinya, pelaku tidak segan melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.

”Kita akan terus kembangkan keterangan dari pelaku ini,” tuturnya. Dari pengakuan pelaku, Kasat menerangkan jika pelaku baru menjual satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.

“setelah kami tanya detail, dia mengaku baru menjual motor warga Hu’u Dompu pada temanya di Bima dengan harga Rp 5 juta,” kata Priyo.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pelaku dikenakan Undang-undang darutat terkait kepemilikan Senpi.

“pelaku diancam dengan hukuman 10 tahun penjara,” jelasnya. “untuk kasus curanmior, pelaku akan dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara,” tambahnya. (ps)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat